Tradisi di Sulawesi Selatan Terkenal dengan Uang Mahar Termahal di Indonesia, Calon Mempelai Pria Harus Kaya?

inNalar.com – Sulawesi Selatan memiliki tradisi unik berupa uang mahal yang terkenal mahal di Indonesia, pernikahan tersebut dilakukan oleh suku Bugis yang berada di Makassar.

Bahan suku bugis terkenal dengan kecantikannya, tidak heran jika pernikahan di suku Bugis Makassar Sulawesi Selatan memiliki budaya yang unik dan juga menarik. 

Uang mahar sering kali disebut sebagai uang panai, pemberian uang mahar tersebut melmabangkan suatu penghormatan kepada seorang perempuan yanga akan dijadikan sebagai calon istri.

Baca Juga: Nilai Investasi Capai Rp367,7 Triliun! Kalimantan Utara Bakal Punya Pabrik Petrokimia Terbesar di Dunia

Uang panai juga bisa diartikan sebagai uang belanja yang diberikan kepada istri, uang panai atau mahar ini sering menjadi beban bagi pihak laki-laki.

Bahkan pemberian mahar tradisi Suku Bugis Makassar yang berada di Sulawesi Selatan ini memiliki tingkatan mulai dari pendidikan karir atau pekerjaan dan juga keturunan bangsawan.

Ketika seorang laki-laki menikahi seorang perempuan yang telah menempuh pendidikan hingga lulus sarjana maka uang mahar yang diberikan akan mahal.

Baca Juga: Kekayaan Capai Lebih Rp 133 Juta, Inilah 6 Daerah Terkaya di Sulawesi Selatan, Nomor 1 Makassar Lagi?

Semakin tinggi pendidikan yang ditempuh oleh calon istri maka semakin mahal juga uang mahar yang digelontorkan dan harus dibayarkan kepada pihak mempelai perempuan.

Jika perempuan Suku Bugis Makassar tersebut telah lulus Sekolah Menengah Atas atau disebut dengan Sma maka akan mendapatkan uang mahar mulai dari Rp 50 juta.

Sedangkan bagi perempuan Suku Bugis Makassar yang berada di Sulawesi Selatan telah menempuh pendidikan hingga lulus sarjana maka uang mahar yang akan didapatkan mulai dari Rp 75 juta hingga mencapai Rp Rp 100 juta.

Baca Juga: Dikeruk Taipan India, Tambang Batubara Seluas 2.141 Ha di Kalimantan Utara Ini Dinilai Merusak Lingkungan?

Maka dari adanya hal tersebut tentunya pihak laki-laki harus memiliki tabungan atau simpanan untuk menikahi perempuan yang disukainya, karena untuk menikahi perempuan keturunan bangsawan harus gelontorkan dana hingga mencapai miliaran. 

Maka para laki-laki yang menikahi perempuan Suku Bugis harus bekerja keras, uang mahar yang akan diberikan bisa didiskusikan oleh kedua belah pihak antara pihak laki-laki dan juga perempuan.

Tradisi uang mahar yang terkenal mahal di Indonesia ini sudah diterapkan sejak dulu oleh Suku Bugis Makassar yang berada di Sulawesi Selatan,

Dari adanya uang mahar yang mahal hal tersebut dapat membuktikan adanya calon mempelai laki-laki yang berusaha untuk mempertahankan pernikahannya kelak. 

Karena betapa sulitnya harus menikahi perempuan dambaan hatinya sehingga membutuhkan perjuangan dan kerja keras agar mendapatkan tabungan untuk menikahi perempuan pujaannya.

Bahkan pemberian uang mahar yang mahal juga dapat membuat laki-laki akan berkali-kali berpikir ketika mau menceraikan istrinya, karena perjuangan untuk menikahi pujaan hatinya tersebut membutuhkan pengorbanan dan biaya yang mahal.***

Rekomendasi