

inNalar.com – Berbicara mengenai keragaman tradisi, adat dan istiadat di Indonesia memang tidak habisnya.
Setiap daerah di Indonesia pasti memiliki tradisinya masing-masing dan tak terkecuali dengan daerah Indramayu di Provinsi Jawa Barat.
Salah satu tradisi di Indramayu, Provinsi Jawa Barat ini dikenal dengan nama tradisi Ngunjung.
inNalar.com melansir informasi resmi dari Direktori Pariwisata, bahwa Tradisi Ngunjung merupakan upacara yang biasa dilakukan oleh masyarakat Indramayu, Cirebon dan sekitarnya.
Kata Ngunjung sendiri berasal dari kata ‘kunjung’ yang berarti mengunjungi.
Tradisi Ngunjung ini masih banyak dilakukan oleh masyarakat Indramayu.
Baca Juga: Unik! Tradisi 3 Desa di Jawa Timur Ini Tak Pernah Terlepas dari Pasir Sebagai Alas Tidur, Mengapa?
Meskipun, sebagian masyarakat lainnya sudah tidak melakukan tradisi Ngunjung ini.
Tradisi Ngunjung biasanya dilakukan oleh warga Indramayu dan sekitarnya pada bulan syuro atau maulud
Tradisi ini dilakukan sebagai bentuk syukuran sekaligus berdoa untuk memohon keselamatan.
Baca Juga: Mengenal Tradisi Bidar Asal Palembang, Tradisi untuk Memperingati Hari Ulang Tahun Ratu Belanda
Tradisi Ngunjung ini memadukan nilai budaya serta agama dimana dalam tradisi ini terdapat beberapa kesenian.
Beberapa kesenian yang ditampilkan pada saat tradisi ini dilaksanakan berupa tari-tarian, kesenian wayang, dan lainnya.
Acara utama dari tradisi Ngunjung ini sendiri adalah berkunjung ke makam tertua dipemakaman penduduk setempat.
Biasanya para penduduk secara bersama-sama mendatangi makam yang dijadikan tempat keramat oleh warga setempat.
Mereka datang ke makam para leluhur dengan berjalan kaki dan membawa bakul nasi sembari memanjatkan tahlil dan doa bersama.
Selesai memanjatkan doa, masyarakat makan bersama di lingkungan makam dimana setiap keluarga wajib membawa makanan dan jajanan yang dikumpulkan menjadi satu.***