

inNalar.com – Biodiesel adalah minyak yang berasal dari tumbuhan atau hewan yang kemudian dipakai sebagai pengganti solar untuk armada yang menggunakan mesin diesel.
Bahan baku dari biodiesel biasanya adalah minyak sawit mentah (Crude Palm Oil), minyak jarak, minyak nyemplung, minyak kelapa, dan minyak ikan.
Di Indonesia sendiri, perkembangan biodiesel sudah melalui perjalanan yang sangat panjang.
Baca Juga: 3 Jalan Tol Tertua di Indonesia, Ada yang Dibangun Hanya Menelan Dana Rp350 Juta Saja?
Pada April 2016 lalu, pabrik biodiesel pertama di Asia diresmikan di Lampung, Indonesia.
Pabrik biodiesel di Lampung ini adalah milik Louis Dreyfus Company (LDC).
Louis Dreyfus Company (LDC) merupakan sebuah perusahaan dagang asal Prancis yang bergerak dalam bidang pertanian dan pengolahan hasil pertanian.
Peresmian ini dihadiri oleh CEO Global LDC, Duta Besar Swiss, CEO LDC Indonesia, Walikota Bandar Lampung, serta beberapa pengusaha nasional dan tamu undangan.
Pabrik Biodiesel LDC di Lampung ini berada di dekat kilang sawti terintegrasi milik LDC yang sudah beroperasi sejak 2014.
Pabrik ini terletak di Jalan Soekarno Hatta km 10, Kecamatan Panjang, Bandar Lampung, Lampung.
Pabrik Biodiesel LDC di Lampung ini juga merupakan pabrik ke-5 mereka setelah pembangunan pabrik biodiesel di Jerman, Argentina, dan Amerika Serikat.
Dalam pembangunan pabrik biodiesel ini, Louis Dreyfus Company (LDC) mengeluarkan dana investasi sekitar USD $30 juta atau sekitar Rp 400 miliar.
Pabrik Biodiesel LDC di Lampung ini memiliki kapasitas produksi mencapai 420.000 ton Palm Methyl Ester (PME) per tahun.
Selain itu, pabrik ini juga mampu menghasilkan 50.000 ton glycerin mentah dengan menggunakan produk sawit per tahunnya.
Pabrik Biodiesel LDC di Lampung ini juga dilengkapi dengan teknologi serta kemampuan untuk memproduksi Palm Methyl Ester (PME) berkualitas tinggi.
LDC Indonesia di Lampung ini juga mengoperasikan fasilitas penimbunan serta pelabuhan yang memiliki kapasitas hingga 107.000 ton.
Selain itu, LDC Indonesia juga mengoperasikan enam jalur pipa yang mampu memompa produk baik dari kilang minyak maupun pabrik biodiesel dengan volume 350 ton per jam.
Dengan kemampuan tersebut Louis Dreyfus Company (LDC) semakin menguatkan posisi mereka dalam memenuhi kebutuhan pasar global.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi