Total Dananya Rp 256 Triliun, Pelabuhan Terminal Baru di Jambi Ini Masuk Kategori Proyek Strategis Nasional

inNalar.com – Dalam rangka terus meningkatkan kualitas sarana transportasi di Jambi, pemerintah pusat mencanangkan proyek pembangunan Pelabuhan Terminal Petikemas Muaro Jambi.

Rencana pembangunan Pelabuhan Terminal Petikemas Muaro Jambi ini muncul lantaran Jambi kesulitan dalam petikemas.

Meskipun di Jambi terdapat terminal petikemas, namun kapasitasnya kecil dan tidak mencukupi sisi ekspor yang cukup besar.

Lokasi dibangunnya Pelabuhan Terminal Petikemas ini bukan berada di Talang Duku, Kec. Taman Rajo, Kabupaten Muaro Jambi, Jambi.

Baca Juga: Alih Fungsi Jadi Bandara Sipil, Bandar Udara di Lampung ini Langsung Diminta Ganti Nama? Ternyata karena…

Nantinya, Pelabuhan Terminal Petikemas Muaro Jambi akan berlokasi di Desa Tebat Patah, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi.

Pelabuhan Terminal Petikemas di Muaro Jambi ini rencananya bukan dibangun di lahan milik BUMN atau pemerintah kabupaten Muaro Jambi.

Tetapi, proyek Pelabuhan Terminal Petikemas di Muaro Jambi ini akan dibangun di atas lahan milik swasta.

Pembangunan proyek Pelabuhan Terminal Petikemas di Muaro Jambi nantinya dipercayakan ke PT Wahyu Samudera Indah.

Baca Juga: Jembatan Kaca Bromo, Salah Satu Jembatan Kaca Terpanjang Se-Indonesia, Sudah Pernah Melewati?

Sebagai informasi, PT Wahyu Samudera Indah adalah Badan Usaha Pelabuhan swasta di Muaro Jambi.

Pada fase awal proyek ini akan dilakukan pembangunan fasilitas penunjang pelabuhan, dermaga, dan peralatan untuk menunjang kinerja pelabuhan.

Rencananya, target pembangunan proyek Pelabuhan Terminal Petikemas di Muaro Jambi ini akan memakan waktu selama 18 bulan.

Proyek pembangunan Pelabuhan Terminal Petikemas Muaro Jambi ini masuk ke dalam daftar 10 Proyek Strategis Nasional.

Baca Juga: Tol Kaca Bawah Laut Jawa-Bali Viral, Ini Kaitannya dengan Mitologi yang Melarang Menghubungkan Dua Pulau Itu

Proyek strategis nasional ini meliputi beberapa kawasan industri, Pengembangan Biofuel dari Metanol dan Etanol, dan salah satunya proyek ini.

Keseluruhan dari proyek strategis nasional tersebut menghabiskan dana hingga ratusan triliun.

Dana yang digelontorkan pemerintah untuk merealisasikan 10 proyek strategis nasional tersebut mencapai Rp 256 triliun.***

 

 

 

Rekomendasi