Topik Khutbah Jumat Singkat Menakjubkan Tema Ayat-ayat Kauniyah, Cocok Disampaikan Dalam Waktu Dekat

 

inNalar.com – Khutbah Jumat singkat ini menarik menjelaskan bahwa maksud membaca tidak selamanya dengan buku, sebagaimana materinya yaitu tema ayat-ayat kauniyah, hal tersebut bisa juga dilakukan di alam semesta.

Khutbah Jumat singkat ini menerangkan bahwa ketika seseorang memandang ke langit, melihat bentangan luas cakrawala, ada matahari, bulan, bintang, angin yang sejuk, dan lain sebagainya, semuanya adalah tema ayat-ayat kauniyah.

Khutbah Jumat singkat ini juga mengungkapkan isi kandungan Al Quran surat Ali Imran ayat 191, yang menyatakan bahwa Allah SWT tidak menciptakan segala sesuatu terdapat di alam semesta adalah sia-sia, melainkan memiliki makna.

Baca Juga: Ternyata Ini Amalan Syekh Ali Jaber yang Rutin Dilakukan Semasa Hidupnya, Jadi Cahaya di Gelapnya Alam Kubur

Bagi yang membaca tema ayat-ayat kauniyah dengan baik dan benar, maka seperti dijelaskan dalam Khutbah Jumat singkat ini bahwa dirinya akan selamat, terutama saat datang hari kiamat yang diyakini pasti akan terjadi.

Dalam Khutbah Jumat singkat dibahas pula bahwa sebenarnya langit merupakan kitab terbesar yang diciptakan Allah SWT untuk dibaca, di siitulah terdapat tema ayat-ayat kauniyah selain disebutkan juga di dalam Al Quran.

Dikutip inNalar.com dari laman Suara Muhammadiyah pada Minggu, 19 Juni 2022 tak tertinggal Khutbah Jumat singkat menyebutkan pula sebuah hadits Rasulullah SAW yang mengajak untuk berpikir tentang ciptaan Allah SWT.

Baca Juga: Khutbah Jumat Singkat 2022 Menarik untuk Pekan Kedua Bulan Dzulqo’dah: Tema Ciri Dicintai Allah SWT

Khutbah Jumat pertama

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي هَدَانَا لِهَذَا وَمَا كُنَّا لِنَهْتَدِيَ لَوْلَا أَنْ هَدَانَا اللَّهُ لَقَدْ جَاءَتْ رُسُلُ رَبِّنَا بِالْحَقِّ وَنُودُوا أَنْ تِلْكُمُ الْجَنَّةُ أُورِثْتُمُوهَا بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ .

أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنّ مُحَمّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُه . اَللهُمّ صَلّ وَسَلّمْ عَلى مُحَمّدٍ وَعَلى آلِهِ وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن.

فَيَا عِبَادَاللهُ اُوصِيْكُمْ وَنَفْسِى بِتَقْوَاالله . اِتَّقُواللهَ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْن . أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ . يَاأَيّهَا الّذِيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا اللهَ وَقُوْلُوْا قَوْلاً سَدِيْدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْلَكُمْ ذُنُوْبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللهَ وَرَسُوْلَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيْمًا

Segala puji bagi Allah yang telah memberikan kita hidayah; dan kita sekali-kali tidak akan mendapat petunjuk jika Allah tidak memberi petunjuk.

Sesungguhnya, telah datang para Rasul membawa kebenaran. Diserukan kepada mereka, “ltulah surga yang diwariskan kepadamu, disebabkan amalan yang dahulu kamu kerjakan.”

Jamaah Jumat Rahimakulullah,

Wahyu pertama yang Allah SWT turunkan ialah perintah membaca, yaitu membaca dengan menyebut nama-Nya yang telah menciptakan, sebagaimana dalam QS. Al-‘Alaq: 1-5.

Baca Juga: Jelang Piala Presiden 2022, Persis Solo Datangkan Pemain Asing Jebolan Barcelona, Marko Simic Bagaimana?

Namun menariknya objek yang diperintahkan untuk dibaca dalam ayat itu tidak disebutkan secara jelas, sehingga hal tersebut memiliki makna bahwa membaca tidak selamanya tertulis di dalam buku.

Bahkan saat kita memandang ke arah langit, terbentang luas semesta dan cakrawala, di sana kita melihat bulan bersinar, bintang berkedip, merasakan sejuknya angin, awan berarak, burung-burung beterbangan, bahkan rintik hujan yang turun.

Dengan itu, secara tidak sadar sesungguhnya kitapun sedang membaca ayat kauniyah-Nya. Bagi orang beriman, sudah sepantasnya jiwa menjadi lapang seiring dengan mengucapkan,

رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَٰذَا بَٰطِلًا سُبْحَٰنَكَ فَقِنَا عَذَابَ ٱلنَّارِ …

“… Duhai Tuhan kami, yang Maha Mengatur, Mengurus dan Memenuhi segala kebutuhan makhluk-Nya, tiadalah semua yang telah Engkau ciptakan ini hanyalah sia-sia belaka. Maha Suci Engkau, maka hindarkan dan lindungilah kami dari Azab Neraka”. (QS. Ali-‘Imran: 191).

Baca Juga: Buya Yahya Sebut Rutin Mengamalkan Ini Mudah Masuk Surga, Dijauhkan dari Siksa Kubur dan Neraka

Jamaah Jumat Rahimakulullah,

Kita beriman kepada hari akhir, hari di mana setiap amal perbuatan selama kita hidup di dunia ini akan dimintai pertanggungjawaban.

Keadilan Allah SWT akan membawa kita pada balasan berupa surga atau pun neraka. Keduanya disediakan untuk makhluk-Nya yaitu jin dan manusia.

Bagi mereka yang mampu mengambil pelajaran atas ayat-ayat yang selalu ditampakan, kemudian bersegera mensyukurinya dengan melakukan amal shalih tanpa diiringi kesyirikan di dalamnya, maka mereka itulah yang beruntung, yang berhasil, dan yang akan selamat.

Langit, bagaikan kitab besar yang Allah SWT miliki. Di sana nampak ayat-ayat-Nya yang lain selain apa yang terdapat pada Al-Quran Al Karim.

Baca Juga: Langka! Fenomena Parade Langit Subuh Terjadi Pada Awal Bulan Juli 2022, Ini Perkiraan Tanggalnya dari BRIN

Inilah yang disebut oleh guru-guru kita sebagai ayat Kauniyah. Lihatlah, ayat Allah tertulis di seluruh alam semesta. Sebuah riwayat yang sangat masyhur menyebutkan:

تَفَكَّرُوا فِي خَلْقِ اللَّهِ ، وَلا تَفَكَّرُوا فِي اللَّهِ

“Berfikirlah kalian tentang ciptaan Allah dan janganlah kalian berfikir tentang Dzat Allah.”

Dalam riwayat lainnya, Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu menyampaikan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

يَأْتِي الشَّيْطَانُ أَحَدَكُمْ فَيَقُولَ مَنْ خَلَقَ كَذَا وَكَذَا حَتَّى يَقُولَ لَهُ مَنْ خَلَقَ رَبَّكَ . فَإِذَا بَلَغَ ذَلِكَ فَلْيَسْتَعِذْ بِاللَّهِ وَلْيَنْتَهِ

“Setan akan mendatangi salah seorang di antara kalian, lalu dia akan bertanya, ‘siapa yang menciptakan ini, siapa yang menciptakan itu?’ Hingga akhirnya dia bertanya, ‘Siapa yang menciptakan Tuhanmu?’

Jika sampai kepadanya hal tersebut, maka hendaknya dia berlindung kepada Allah dan berhenti, mencukupkan dialognya.” (HR. Muslim).

Baca Juga: Jokowi Singgung Obrolan Soal IKN di WhatsApp Group TNI Polri, Rocky Gerung: Tidak Sopan Menguping Pembicaraan

Jamaah Jumat Rahimakumullah,

Manakala kita mampu membaca ayat-ayat kauniyah tersebut, maka lapanglah hati dan jiwa kita. Ayat-ayat kauniyah merupakan tanda yang jelas untuk membuktikan adanya beberapa hal.

Segala sesuatu di bumi dan langit maupun yang ada di antara keduanya merupakan bukti yang jelas akan keberadaan, ke-Esaan, dan kekuatan Allah Jalla Jallaluh.

Maka terhadap ayat kauniyah itu, kita tidak cukup menggunaka mata kepala untuk membacanya, melainkan menggunakan mata hati untuk dapat memahaminya.

Mata di wajah kita hanya dapat melihat bentuk benda, namun mata hati mampu melihat hakikat kebenaran suatu objek.

Baca Juga: 170 Ribu Lebih Wisatawan Mendatangi Objek Wisata di Purwakarta untuk Mengisi Liburan Idul Fitri 2022

Hanya saja bagi mereka yang tertutupi jiwa dan hatinya, sehingga gagal memahami ayat-ayat Allah tersebut, sangat mungkin bahwa mata hatinya tengah menderita sakit atau bahkan mati sama sekali.

Mata hati menjadi buta, kecuali jika apa yang dilihat menjadikan diri bersegera mengingat Allah SWT serta menjadikan kita berpikir merenungi kebesaran-Nya. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kepada kita petunjuk.

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِيْ اْلقُرْآنِ اْلعَظِيْمِ وَنَفَعَنِي وَإيَّاكُمْ ِبمَا ِفيْهِ مِنَ اْلآياَتِ وَالذكْر ِالْحَكِيْمِ وَتَقَبَّلَ مِنِّي وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ إنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ اْلعَلِيْمُ

Khutbah Jumat kedua

الحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ وَ الْعَاقِبَةُ لِلْمُتَّقِيْنِ وَ لَا عُدْوَانَ إِلَّا عَلَى الظَّالِمِيْنَ, أَشْهَدُ أنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُه.

فَيَا أَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ أُوْصِيْنِيْ وَ إِيَّاكُمْ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ, وَ لَا تَمُوْتُنَّ إِلَّا وَ أَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ.

Jamaah Jumat Rahimakulullah,

Mata hati, bahasa hati, dan pikiran hati. Semua itu menjadi piranti untuk membaca ayat kauniyah Allah SWT yang tiada pernah ada habisnya.

Baca Juga: Pesan Ridwan Kamil untuk Sungai Aare: Jadikan Doa-doa Kami Menjadi Cahaya Penerang Jasad Syahidnya di Dasarmu

Marilah kita jaga agar hati kita senantiasa sehat, teguh dan selamat dengan memperbanyak doa,

اللَّهُمَّ مُصَرِّفَ الْقُلُوبِ صَرِّفْ قُلُوبَنَا عَلَى طَاعَتِكَ وَ يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوْبِ ثَبِّتْ قَلْبِيْ عَلَى دِيْنِكَ

Duhai Allah, Tuhan yang Maha memberikan petunjuk, condongkan hati kami agar tetap berada pada ketaatan kepada-Mu. Duhai Allah, Tuhan yang Maha membolak balikan hati, mohon teguhkanlah hatiku ini utk tetap berada pada agama-Mu.

Imam An-Nawawi dalam kitab Hadis Arba’in-nya nomor enam menyebutkan riwayat, kurang lebih maknanya ialah: “sungguh di dalam jasad terdapat segumpal (daging), manakala ia baik maka baiklah jasad itu seluruhnya.

Namun jika ia rusak, maka rusaklah jasad itu seluruhnya. Ketahuilah bahwa segumpal (daging) itu ialah hati.”

Baca Juga: 15 Quotes Idul Adha 2022 yang Menyentuh Hati, Cocok Dikirimkan ke Keluarga dan Teman di Hari Raya Kurban

Hati yang nampak seperti segumpal daging di dalam dada kita ini pada dasarnya merupakan dunia dengan dirinya sendiri, dunia yang lebih besar dari apa yang pernah kita lihat.

Bahkan dari hati kita itupun masih ada kitab yang lebih besar lagi yakni waktu. Pada saatnya kita akan membacanya, dan semoga kita dibimbing oleh Allah SWT untuk dapat memanfaatkan waktu tersebut dengan sebaik-baiknya.

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَ الْمُؤْمِنَاتِ وَ الْمُسْلِمِيْنَ وَ الْمُسْلِمَاتِ اَلْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَ الْأَمْوَاتِ اِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعْوَاتِ وَ قَاضِيَ الْحَاجَاتِ.

اَللَّهُمَّ رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوْبَنَا بَعْدَ اِذْهَدَيْتَنَا وَ هَبْلَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً اِنَّكَ اَنْتَ الْوَهَّابُ. رَبَّنَا لَا تَجْعَلْ فِى قُلُوْبَنَا غِلًّا لِلَّذِيْنَ اَمَنُوْا رَبَّنَا اِنَّكَ رَؤُوْفٌ رَّحِيْمٌ.

رَبَّنَا هَبْلَنَا مِنْ اَزْوَاجِنَا وَ ذُرِّيَّتِنَا قُرَّةَ اَعْيُنٍ وَ اجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِيْنَ اِمَامًا. رَبَّنَا اَتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَ فِى الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَ قِنَا عَذَابَ النَّارِ.

Khutbah Jumat singkat ini disusun oleh Diyan Faturahman, Kepala Asrama Putra Pesantren Mahasiswa KH. Ahmad Dahlan Yogyakarta (PERSADA)/Anggota PC Pemuda Muhammadiyah Mrebet, Purbalingga.***

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]