Tol Muara Enim Didepak dari PSN dan Batal Dibangun, Begini Suara Kekecewaan Masyarakat Sumatera Selatan

inNalar.com – Tol Muara Enim merupakan salah satu ruas tol di Sumatera Selatan.

Tol Muara Enim membentang sepanjang 125 kilometer dan merupakan bagian dari Trans Sumatera.

Penanggung jawab proyek ini adalah perusahaan BUMN yakni PT Hutama Karya.

Baca Juga: Investasi Totalnya Rp14,5 Triliun, Ruas Tol di Sumatera Selatan Ini Didepak dari PSN

Konstruksinya direncakanan dimulai pada tahun 2018 dan mulai operasi tahun 2024.

Namun, sayangnya tol senilai Rp14,5 triliun ini dicabut statusnya sebagai Proyek Strategis Nasional.

Alasan dicabutnya status PSN dari Proyek ini adalah proyek ini dinilai tidak bisa selesai pada saat sisa masa jabatan Joko Widodo.

Baca Juga: Progres Sempat Kritis, Jalan Tol di Palembang, Sumatera Selatan Rp22,16 Triliun Jadi Megaproyek Paling Mujur

Tak hanya tol Muara Enim, terdapat beberapa ruas tol lain yang statusnya dicabut dari PSN.

Keputusan dicabutnya status PSN dari proyek tol Muara Enim ini membuat proyek ini tidak bisa dibangun dalam waktu dekat.

Hal ini tentunya membuat masyarakat Sumatera Selatan merasakan kekecewaan atas keputusan ini.

Baca Juga: Lewat Jalan Tol di Jawa Barat Sepanjang 11,9 km Ini, Jakarta-Sukabumi Makin Sat Set, Auto Healing Tiap Pekan!

Kekecewaan ini juga diungkap oleh Edy Santana selaku Anggota DPR RI dari Sumatera Selatan.

Edy menyayangkan bila akses tol hanya sampai pada Prabumulih.

Mengingat lalu lintas menuju Muara Enim terbilang padat, maka sebenarnya jalan bebas hambatan merupakan solusi yang realistis.

Baca Juga: Bakal Dilanjutkan Pembangunannya, Kelanjutan Proyek Tol Lubuk Linggau Bengkulu Sempat Tidak Ada Kepastian, Boncos Miliaran Rupiah!

Edy pun meyakini bahwa jika jalan tol trans Sumatera diteruskan hingga Muara Enim akan sangat bermanfaat.

Selain itu, PJ Bupati Muara Enim, Dr. H. Ahmad Rizali juga menyayangkan keputusan dicabutnya status PSN terhadap ruas tol ini.

Padahal, selaku PJ Bupati, ia telah mengupayakan penyediaan lahan.

Baca Juga: Habiskan Anggaran Rp18,8 Triliun, Jalan Tol Penghubung Aceh dan Sumut Ini Sempat Terkendala Pembebasan Lahan

Dengan dihentikannya proyek ini, maka penyediaan lahan yang telah diupayakan menjadi sia-sia.

Meski begitu, Ahmad Rizali masih terus berharap tol Muara enim bisa diupayakan untuk tetap berlanjut.***

 

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]