

inNalar.com – Kalimantan Timur diproyeksikan ketambahan Bandara VVIP berbasis aerotropolis di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Desain Bandara VVIP teranyar di ibukota baru di Kalimantan Timur ini akan meniru gaya pembangunan Smart City Shenzen China.
Terkait progres, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi optimis proyek bandar udara ini bisa lanjut ke tahap uji coba.
“Saya optimis pembangunan Bandara IKN akan sesuai target,” ujar Menhub Budi, dikutip inNalar.com dari Kementerian Perhubungan.
Adapun target uji coba bandar udara tersebut diproyeksikan bisa dilakukan pada Juli 2024.
Sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 31 Tahun 2023, bandar udara disematkan dengan pelabelan Very Vey Important Person (VVIP).
Baca Juga: Inilah 5 SD ‘Tersepi’ di Kota Blitar, Muridnya Gak Sampai 100 Orang: Ada yang Cuma 10 Siswa
Pasalnya proyeksi fungsi infrastruktur gerbang udara ini diperuntukkan spesial untuk kegiatan Pemerintah RI nantinya.
Strategisnya, Bandara VVIP ini akan dijadikan titik krusial bagi pengembangan daerah sekitarnya.
Nicholas de Santis, ilmuwan sekaligus seniman asal New York mengungkap bahwa bandar udara menjadi pusat strategis dalam satu wilayah.
Dengan harapan ekonomi wilayah sekitar infrastruktur terangkat bersamaan dengan adanya bandara di sekitarnya.
Tidak hanya dibangun dengan prinsip ramah lingkungan, tetapi rencana dasarnya bandar udara ini akan terintegrasi dengan transportasi jenis lainnya.
Lantas apa yang sebenarnya dimaksud dengan desain bandara termegah Kalimantan Timur ini dibangun berbasis aerotropolis?
Baca Juga: Ini Dia 5 Sekolah SD Terbaik di Provinsi Jambi Versi Data BANSM 2024, Salah Satunya di Daerahmu?
Jadi bandar udara di Ibu Kota Nusantara ini meniru gaya pembangunan kawasan perekonomian Smart City Shenzhen di Tiongkok.
Pemerintah RI menjadikan kota cerdas ini sebagai tolak ukur pembangunan kawasan ekonomi berbasis bandara eksklusif di ibukota yang baru.
Sebagai gambaran, Pejabat tinggi Pemerintah Kota Shenzhen Liu Jiachen beberkan tolak ukur desain aerotropolis di smart city China.
Baca Juga: Miliki Fasilitas Terbaik, Biaya SPP SMA di Yogyakarta Ini Bisa Sampai Belasan Juta, tapi…
“Kuncinya adalah berbagi sumber daya data lintas departemen, industri, dan domain,” ujar Liu Jiachen.
Setelah itu, keberadaannya diintegrasikan dengan berbagai lini akses guna melejitkan produktivitas, nilai produksi, dan efisiensi, pungkasnya.
Begitu pula dengan Bandara VVIP ini. Infrastruktur ini akan terhubung dengan jaringan transportasi publik.
Sebagai contoh, akses kereta api akses bandara, MRT, LRT, dan bus feeder yang didesain tanpa awak.
Bandar udara tercanggih Kalimantan Timur ini juga akan dirancang mendukung para warga untuk lebih mudah mengakses segala sudut kota meski hanya jalan kaki.
Sedikit informasi, gerbang udara berstatus eksklusif VVIP ini akan memiliki luas terminal mencapai 7.350 meter persegi.
Terminal udara VVIP di calon pusat kota terbesar Kalimantan Timur ini dibangun megah di atas lahan seluas 347 hektare. Adapun fasilitas landasan terbang pesawat memanjang hingga 3000 meter dengan lebar 45 meter.
Sehingga pesawat udara tipe Boeing 777-3000 ER dan Airbus A380 pun dapat mendarat di bandara ini.
Meski nantinya gaya bangunan akan dibuat modern, tetapi unsur kearifan budaya lokal dan alamnya tetap ditonjolkan.
“(Bandara VVIP IKN) memadukan unsur kearifan lokal yang menonjolkan budaya Kalimantan namun tetap modern, serta berorientasi alam dan ramah lingkungan,” dikutip inNalar.com dari Kementerian Perhubungan RI.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi