

inNalar.com – Kucing adalah hewan yang banyak dijadikan orang sebagai hewan peliharaan karena bentuknya yang menggemaskan.
Selain itu, sifat kucing yang cenderung jinak dan bersahabat dengan manusia, membuat kucing banyak dipilih menjadi peliharaan untuk di pelihara di rumah.
Berikut 5 tips yang harus diperhatikan saat akan memelihara kucing bagi pemula:
Baca Juga: Khutbah Jumat Singkat Terbaru, Tema: Hartaku dan Firaun, Menarik dan Menyentuh Hati
1. Kenali Jenis Kucing
Pertama, sebelum memutuskan untuk mengadopsi kucing, kita harus mengenali jenis kucing yang akan kita adopsi. Setiap kucing memiliki kebutuhan dan sifat yang berbeda.
Misalnya saja, kucing yang memiliki bulu panjang tentu perawatannya berbeda dengan kucing berbulu pendek. Belum lagi beda jenis kucing juga berbeda karakternya.
Kucing jenis persia biasanya lebih kalem dibandingkan dengan kucing bengal yang jauh lebih aktif.
Baca Juga: 6 Calon Mahasiswa FK UGM Jadi Peraih Nilai Tertinggi SBMPTN 2022
2. Persiapkan Kebutuhan Kucing
Setelah memutuskan jenis kucing yang akan diadopsi, selanjutnya persiapkan semua kebutuhannya. Bagian ini jadi salah satu yang terpenting saat akan memelihara kucing di rumah.
Kebutuhan kucing pada umumnya mencakup kandang, perlengkapan makan/minum, makanan baik makanan basah atau kering, vitamin, dan litter box untuk tempat kotoran kucing.
Disarankan saat pertama kali ingin memelihara kucing, kita tidak perlu latah membeli berbagai macam barang. Apalagi barang-barang yang sekiranya tidak terlalu penting.
Baca Juga: ONE OK ROCK akan Merilis Single Terbaru, Begini Perasaan Taka Sang Vokalis
Biasanya, pada akhirnya membeli barang secara berlebihan berujung pada barang tersebut akan jarang terpakai, atau bahkan tidak dipakai sama sekali. Maka, belilah barang sesuai kebutuhan kucing anda.
3. Tentukan Jenis Makanan
Menentukan jenis makanan yang akan diberikan kepada kucing juga sangat penting. Umur kucing sangat mempengaruhi jenis makanan apa yang harus dipilih.
Kucing anak-anak (kitten) pada umur 0-6 bulan biasanya diberikan makanan khusus kitten. Biasanya, makanannya terdiri dari makanan basah (wet food) dan makanan kering (dry food).
Makanan kering untuk kitten ukurannya lebih kecil atau halus dibandingkan makanan kering untuk kucing dewasa.
Baca Juga: Piala Presiden Dewa United vs Persis Solo, Coach Jacksen: Siap Tempur Demi Kemenangan
Selain itu, harus tahu makanan kesukaan kucing yang akan kita pelihara. Memberikan asal makanan dapat menyebabkan kucing tidak nafsu makan. Jika kucing tidak makan, tentu saja akan berbahaya bagi kesehatannya.
4. Melakukan Pendekatan
Kucing adalah hewan yang peka terhadap sekitarnya. Maka dari itu, saat kita memelihara kucing, lakukan pendekatan dengannya agar kucing kenal bahwa kita adalah pemiliknya, bukan ancaman.
Melakukan pendekatan dengan kucing juga perlu agar kucing dapat merasa nyaman saat berada di dekat kita. Masa pendekatan ini berbeda-beda setiap kucingnya. Namun, biasanya sekitar 2-5 hari, atau bisa kurang dan bisa lebih.
Perlu diingat, jangan memaksakan kepada kucing yang baru kita adopsi untuk berbaur dan langsung akrab. Lakukan dengan perlahan karena jika tidak, hal ini dapat membuat kucing menjadi stres.
5. Menjaga Kebersihan
Kucing adalah hewan yang menyukai kebersihan. Oleh karena itu, usahakan saat memelihara kucing kebersihannya terjaga. Mulai dari kebersihan kucing, kandang, serta makanan dan minumannya.
Jika kebersihannya tidak dijaga, kucing dapat rentan terkena penyakit yang berasal dari virus, bakteri atau jamur.
Jangan lupa, pastikan juga kebersihan litter box untuk rutin membersihkan kotoran kucing yang tersisa dan rutin mencuci wadahnya hingga bersih.
Baca Juga: Tanggapan Warganet Seputar Hasil Pengumuman UTBK SBMPTN 2022 Hari Ini Kamis, 23 Juni 2022
6. Berikan Vitamin
Tidak berbeda dengan manumur, kucing juga membutuhkan vitamin untuk menjaga kesehatan tubuhnya. Asupan vitamin dapat diberikan sesuai kebutuhan.
Vitamin pada kucing disesuaikan pada kebutuhan berdasarkan umurnya. Namun, ada beberapa vitamin yang aman untuk dikonsumsi kucing segala umur.
Jika kucing terdeteksi terkena penyakit atau menampilkan gejala yang tidak biasa, sebaiknya bertanya kepada ahlinya. Atau, dapat dibawa langsung kepada dokter hewan terdekat.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi