Tinggi Puncaknya 3.676 Meter, Gunung Berapi di Jawa Timur Ini Jadi yang Paling Berbahaya di Indonesia?

inNalar.com – Gunung Semeru, gunung berapi aktif yang menjadi gunung tertinggi se-Pulau Jawa ini berada di 2 kabupaten yaitu Malang dan Lumajang, Jawa Timur.

Menjadi gunung tertinggi di Pulau Jawa, Gunung Semeru memiliki puncak tertinggi yang dikenal sebagai Puncak Mahameru.

Ketinggian dari Puncak Mahameru mencapai 3.676 meter di atas permukaan laut dan kerap menjadi destinasi pendakian wisatawan.

Baca Juga: Gunung Berapi Aktif di Jawa Timur Ini Jadi yang Paling Berbahaya! Meletus Setiap 7 hingga 25 Tahun Sekali?

Pemandangan alam yang ditawarkan oleh gunung berapi aktif di Jawa Timur ini sangatlah indah, dimana Puncak Mahameru berada di atas awan.

Meskipun pemandangannya sangat indah, Gunung Semeru di Malang dan Lumajang, Jawa Timur ini adalah gunung berapi yang masih aktif.

Gunung Semeru dengan Puncak Mahameru di bagian tertingginya menjadi salah satu gunung berapi paling berbahaya di Indonesia.

Baca Juga: Habiskan 740 M, Jalan Akses Bandara di Kalimantan Barat Pakai Dana Masyarakat 50 Persen untuk Pembebasan Lahan

Erupsi seringkali terjadi di Gunung Semeru di Jawa Timur ini, bahkan tahun 2023 sejak bulan Januari sudah terhitung 31 letusan.

Sebelumnya, gunung berapi yang memiliki memiliki puncak tertinggi Puncak Mahameru ini sudah pernah mengalami erupsi secara beruntun.

Erupsi beruntun dari gunung berapi di Jawa Timur ini terjadi pada tahun 1945 hingga 1947 dan tahun 1955 hingga 1960.

Baca Juga: Telan Biaya Rp3,8 T, Proyek Bendungan Tiga Dihaji di Sumatera Selatan Meleset dari Target karena 3 Faktor Ini

Letusan Gunung Semeru pertama kali terjadi pada tahun 1818. Sedangkan untuk letusan yang paling dahsyat terjadi pada tahun 1994.

Pada tahun 1994, Puncak Mahameru bukan untuk dikunjungi wisatawan karena terjadi ledakan dahsyat dimana guguran lava mencapai 1 kilometer.

Selain itu, asap putih dan tebal akibat letusan menjulang tinggi hingga mencapai 500 meter dan terlihat sangat menyeramkan.

Untuk letusan terakhir dari Gunung Semeru di Jawa Timur terjadi pada tahun 2020 dimana guguran awan panas meluncur sejauh 11 kilometer.

Hingga saat ini, erupsi masih sering terjadi di gunung berapi aktif ini. Selain itu, warga yang ada di sekitar pasti sering merasakan gempa.

Inilah mengapa Gunung Semeru di Jawa Timur menjadi salah satu gunung berapi aktif yang paling berbahaya di Indonesia.***

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]