Timnas Indonesia Vs Brunei: Katanya Bakal Menyulitkan Garuda Di Kualifikasi Piala Dunia!

Innalar.com – Timnas Indonesia kembali melakoni leg kedua dalam Kualifikasi Piala Dunia.

Pada pertandingan ini, Timnas Indonesia kembali menghadapi Brunei Darussalam.

Dilansir dari Instagram/garudafansinfo, pada laga pertama, Brunei harus takluk dari Timnas Indonesia 6-0 tanpa balas.

Baca Juga: Terpanjang se – Asia Tenggara, Jembatan Gantung di Sukabumi Jawa Barat Ini Lintasi Lembah Purba, Panjangnya…

Melansir dari instagram timnas.indonesia, skuad garuda mampu menaklukan Brunei.

Walaupun leg kedua digelar di stadion Hassanal Bolkiah markas dari Brunei. Namun Timnas Indonesia tampil dominan dan menguasai jalannya permainan.

Dalam konferensi pers ke awak media, pelatih Brunei bakal menyulitkan tim.

Baca Juga: Luasnya 9,1 Ha, PLBN Bernilai Rp345,3 Miliar di Kalimantan Barat Gabungkan Desain Etnik dan Modern

Namun Faktanya, Timnas Indonesia asuhan Sin Tae-young masih tetap perkasa. Timnas Indonesia mampu melibas Brunei Darussalam dengan skor 0-6.

Disamping kemenangan besar timnas, ada hal yang menarik pada laga tersebut.

Stadion Hassanal Bolkiah yang notabennya markas dari Timnas Brunei Darussalam.

Baca Juga: Karang Taruna DKI Jakarta Ungkap Erick Thohir Pemimpin Masa Depan dengan Kinerja Jelas dan Berintegritas

Malah di dominasi oleh suporter dari Timnas Indonesia yang datang ke stadion.

Hal ini menjadikan Timnas Indonesia bermain tandang rasa Kandang. Dengan hal tersebut, mampu menang dengan mudah.

Hasil tersebut, menempatkan timnas masuk ke grup F kualifikasi piala dunia zona Asia.

Disana timnas, bakal bertemu dengan Irak, Philipina, dan Vietnam.

Indonesia menjadi negara dengan peringkat terendah yang ada di grup tersebut.

Timnas menempati peringkat ke 144 dalam daftar rangking FIFA.

Philipina peringkat ke 135, vietnam peringkat ke 95 dan irak peringkat ke 69.

Menurut akun instagram garudafansindo, timnas mendapatkan lawan yang sepadan.

Kekuatan Timnas Indonesia berada di atas Philipina, beda tipis dengan Vietnam dan dibawah Irak.***

 

Rekomendasi