

inNalar.com – Bulan Rajab merupakan salah satu bulan dalam kalender Hijriah yang memiliki keistimewaan tersendiri.
Oleh sebab itu kehadirannya banyak dinantikan oleh umat Islam di seluruh penjuru dunia.
Bersama Zulkaidah, Zulhijah dan Muharam, Rajab menjadi 4 bulan haram yang penuh rahmat.
Bukan hanya karena posisinya yang dekat dengan bulan Ramadan namun juga karena peristiwa Isra Mi’raj terjadi pada bulan Rajab.
Peristiwa perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa dan langsung menuju ke Sidratulmuntaha yang terjadi pada 27 Rajab.
Baca Juga: Hati-Hati! Jangan Sampai Terjebak Hadits Palsu tentang Puasa Rajab, Ini Amalan Menurut Hadits Shahih
Karena keistimewaannya, banyak keutamaan yang terdapat dalam bulan ke-7 dalam kalender Hijriah ini dan amalan-amalan yang bisa dilakukan.
Di tahun 2023 ini, tanggal 1 Rajab 1444 H bertepatan dengan tanggal 23 Januari 2023.
Berikut ini adalah amalan-amalan yang bisa umat Muslim lakukan di bulan istimewa ini yang telah inNalar.com lansir dari laman Tebuireng Online:
1. Puasa Sunah Bulan Rajab
Menurut pendapat Imam an-Nawawi, terdapat riwayat yang sahih terkait Rasulullah SAW yang berpuasa dan memperbanyak ibadah di bulan-bulan haram.
Maka dari itu, selama tidak ada pelarangan secara khusus, dianjurkan untuk melaksanakan puasa di bulan Rajab.
Baca Juga: 23 Januari 2023 Bertepatan dengan 1 Rajab 1444 H, Ketahui Dalil dan Keutamaan Puasa pada Bulan Ini
Sebagaimana yang tertuang dalam redaksi hadis tentang keutamaan puasa Rajab di bawah ini:
من صام من رجب يوما كان كصيام شهر و من صام منه سبعة ايام غلقت عنه ابواب الجحيم السبعة ومن صام منه ثمانية ايام فتحت له ابواب الجنة الثمانية ومن صام من عشرة ايام بدلت سيئاته حسنات
Artinya: Barangsiapa melaksanakan puasa pada bulan Rajab selama 1 hari, maka bagaikan ia puasa selama sebulan, apabila puasa 7 hari maka ditutuplah untuknya 7 pintu neraka Jahim, apabila puasa 8 hari maka dibukakan untuknya 8 pintu surga, dan jika puasa 10 hari maka digantilah dosa-dosanya dengan kebaikan.
Meskipun di dalam kitab al Haawi li al Fataawi karya Imam as-Suyuthi menyatakan bahwa keutamaan puasa Rajab dalam hadis tersebut tergolong daif atau lemah.
Namun, dalam tradisi Ahlussunah wal Jamaah, dalam konteks fada’il al-a’mal (amal-amal utama) maka pengamalan hadis di atas boleh dilakukan.
Baca Juga: Peristiwa Penting di Bulan Rajab, Terjadinya Perang Tabuk, Berikut Ini Sekelumit Kisahnya
2. Perbanyak Istigfar
Berdasarkan redaksi yang termaktub dalam kitab Risalah ‘Amaliyah, disebutkan beberapa keutamaan membaca Istigfar di bulan Rajab.
Dikatakan bahwa barangsiapa yang membaca Istigfar setiap hari di antara waktu salat Ashar dan Maghrib selama bulan Rajab, Syakban dan Ramadan.
Maka ganjaran yang akan didapat adalah Allah akan memerintahkan malaikat pencatat amal untuk merobek buku catatan dosa orang tersebut semasa hidupnya.
Berikut ini lafal bacaan Istigfar yang dimaksud:
اَسۡتَغۡفِرُ ﷲَ الۡعَظِيۡمَ الَّذِيۡ لَآاِلٰهَ اِلَّا هُوَ الۡحَيُّ الۡقَيُّوۡمُ غَفَّارُ الذُّنُوۡبِ وَسَتَّارُ الۡعُيُوۡبِ وَاَتُوۡبُ اِلَيۡهِ تَوۡبَۃَ عَبۡدِ ظَالِمِ لِنَفۡسِهِ لَايَمۡلِكُ ضَرًّا وَلَانَفۡعًا وَلَامَوۡتًا وَلَاحَيَاۃً وَلَانُشُوۡرًا
Baca Juga: Kata Ustadz Adi Hidayat: Orang yang Sengaja Berbuat Dosa di Bulan Rajab Dosanya Dilipatgandakan
Selain bacaan Istigfar tersebut, umat Islam dianjurkan pula untuk membaca Sayyidul Istighfar setiap pagi dan sore hari, berikut bacaannya:
اَللّٰهُمَّ أَنۡتَ رَبِّيۡ لَاإِلٰهَ إِلَّا أَنۡتَ خَلَقۡتَنِيۡ وَأَنَا عَبۡدُكَ وَأَنَا عَلَی عَهۡدِكَ وَوَعۡدِكَ مَا اسۡتَطَعۡتُ,أَعُوۡذُبِكَ مِنۡ شَرِّ مَا صَنَعۡتُ, أَبُوۡءُ لَكَ بِنِعۡمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوۡءُ بِذَنۡبِيۡ فَاغۡفِرۡلِيۡ فَإِنَّهُ لَايَغۡفِرُ الذُّنُوۡبَ إِلَّاأَنۡتَ
3. Membaca Doa Bulan Rajab
Bulan Rajab sangatlah dimuliakan oleh Rasulullah SAW. Dalam riwayat yang berasal dari Sayyidina Anas ra mengatakan bahwa Rasulullah selalu membaca doa ini ketika memasuki bulan Rajab:
اَللّٰهُمَّ بَارِكۡ لَنَا فِيۡ رَجَبَ وَشَعۡبَانَ وَبَلِّغۡنَا رَمَضَانَ
“Ya Allah berilah kami keberkahan di bulan Rajab dan Sya’ban dan sampaikan kami pada bulan Ramadan”
Baca Juga: Tradisi Bulan Rajab, 8 Cara Unik Masyarakat Indonesia di Berbagai Daerah Sambut Isra Miraj
4. Salat Malam di Bulan Rajab
Menurut sebagian ulama dari mazhab Hambali dan Hanafi, awal malam bulan Rajab merupakan salat satu dari lima malam yang tidak akan tertolak jika berdoa.
Bersama malam nishfu syakban, malam jumat, dan malam dua hari raya, awal malam bulan Rajab sangat dianjurkan untuk melaksanakan salat malam dan berdoa.
Itulah amalan-amalan yang bisa dilakukan umat Islam di bulan ke-7 dalam kalender Hijriah ini.
Semoga amalan-amalan tersebut dapat membantu kita dalam meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW. Semoga Bermanfaat.***