

inNalar.com – Terdiri dari berbabagi suku Masyarakat Sulawesi memiliki prinsip budaya yang selaras dengan pandangan hidupnya.
Suku bangsa yang terdapat di Sulawesi Selatan ini terdiri dari 8 Suku yang tersebar di 24 kabupaten yang ada di Sulsel.
Untuk lebih lengkapnya silahkan rinciannya yang telah dirangkum dalam artikel ini, simak hingga akhir agar tidak keliru.
Bugis merupakan suku terbesar di Sulawesi Selatan dan memiliki populasi terbanyak. Beberapa kabupaten Sulsel yang ditempati oleh suku bugis ini diantaranya Barru, Parepare, Soppeng, Pinrang Bone, Sidrap, Wajo. dan Palopo.
Selin itu terdapat juga saerah peralihan antara suku bugis dan Makassar, yaitu Maros, Bulukumba Pangkajene Kepulauan, dan Sinjai.
Adapun daerah peralihan Bugis dengan Mandar adalah Kabupaten Polmas dan Pinrang.
Meskipun memiliki bahasa yang sama, logat bahasa bugis di setiap daerah berbeda, ada yang halus dan kasar.
Dengan Bahasa yang digunakan Suku bugis juga memiliki aksara tersendiri yang disebut lontara.
Banyak yang meyakini bahwa suku Sulawesi Selatan Suku Makassar identik dan bersekutu dengan Suku Bugis karena kemunculan dan popularitas istilah “Bugis Makassar”. Meski keduanya memiliki perbedaan bahasa dan budaya. Suku Makassar merupakan suku terbesar kedua di Sulawesi Selatan.
Suku Makassar tersebar di pesisir selatan Pulau Sulawesi. Meliputi wilayah Kota Makassar, Kabupaten Bantaeng, Kabupaten Takalar, Kabupaten Gowa, Kabupaten Jeneponto, Kabupaten Maros, dan Kabupaten Kepulauan Selayar. Suku Makassar juga mendiami wilayah Kepulauan dan Kabupaten Pangkajene serta sebagian besar Kabupaten Bulukumba.
Suku Sulawesi Selatan yang cukup terkenal di luar negeri adalah suku Toraja. Masyarakat Toraja memang memiliki keragaman dialek, hierarki sosial, dan ritual berbeda yang menjadi daya tarik tersendiri sebagai destinasi budaya.
Suku Toraja tinggal di pegunungan utara Sulawesi Selatan, Indonesia. Sebagian besar bermukim di Kabupaten Tana Toraja, Kabupaten Toraja Utara, dan Kabupaten Mamasa.
Profesor Nurhayati menyampaikan, persebaran suku bangsa di Sulawesi Selatan sangat beragam. Banyak pula masyarakat yang merantau ke daerah lain, bahkan keluar Sulawesi Selatan, termasuk suku Toraja.
Profesor Nurhayati mengatakan, sebagian besar suku Mandar sebenarnya tinggal di Sulawesi Barat. Meski demikian, ia tetap etnis Sulawesi Selatan.
Sebab, masih banyak suku Mandar di wilayah perbatasan Sulawesi Selatan.
Sensus tahun 2000 menunjukkan terdapat lebih dari 250.000 suku Mandar di Sulawesi Selatan. Mereka terutama tersebar di wilayah perbatasan, termasuk di Kabupaten Pinrang.
Suku Massenrempulu merupakan suku bangsa di Sulawesi Selatan yang berasal dari gabungan tiga suku di Kabupaten Enrekang. Yaitu Suku Duri, Suku Enrekang, dan Suku Maiwa.
Suku Duri berbatasan dengan Bupati Tana Toraja. Permukiman Duri meliputi subdivisi Anggeraja, Masalle, Alla, Baroko, Curio, Malua, Baraka dan Buntu Batu.
Sedangkan suku Maiwa banyak yang tinggal di desa-desa yang berbatasan dengan Bupati Sidrap. Anggota Suku Enrekang banyak yang tinggal di Kota Enrekang.
Selain memiliki wilayah tempat tinggal yang berbeda, ketiga suku ini juga memiliki dialek bahasa yang berbeda.
Masyarakat Sulawesi Selatan lainnya adalah Pegunungan Konjo. Suku ini mendiami daerah pegunungan di Kabupaten Tinggi Mongcong, sebagian besar Kabupaten Gowa dan Sinjai. Suku yang berpusat di Malino dan Kaliporo/Jannaya ini memiliki ikatan dengan wilayah kuno Tana Toa dan desa Konjo lainnya.
Secara umum bahasa Konjo terbagi menjadi dua dialek. Pertama, Gunung Konjo digunakan di sekitar Gunung Bawakaraeng. Kedua, Pesisir Konjo digunakan di sekitar pesisir Bulukumba, pesisir Teluk Bone dan di bagian tenggara.
Meskipun dialek ini berkerabat dekat dengan bahasa antara Konjo Gunung dan Konjo Pesisir, namun keduanya berbeda. Suku Konjo pesisir merupakan salah satu suku di Sulawesi Selatan keturunan Bupati Bulukumba.
Masyarakat Sulawesi Selatan merupakan bagian dari Suku Makassar. Suku Konjo bermukim di empat kecamatan yaitu Bonto Tiro, Kajang, Bonto Bahari dan Herlang yang semuanya terletak di sebelah timur Bupati Bulukumba.
Bentong adalah suku Sulawesi Selatan yang tinggal di wilayah Desa Bulo-Bulo, Kecamatan Pujananting, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan. Suku ini juga terdapat di wilayah Camba.***