

inNalar.com – Berdasar pada data dari Badan Pusat Statistik di tahun 2021 wilayah daratan dari kepulauan Indonesia berada diantara 6° 4 menit 30 detik lintang utara sampai 11° 36 detik lintas selatan.
Selanjutnya diantara 94° 58 menit 21 detik sampai dengan 140° 1 menit 10 detik bujur timur, jika ditarik garis tengah horizontal dan vertikal dari garis lintang dan garis bujur maka garis tengah itu berada pada 2° 28 menit 3 detik lintang selatan dan pada 117° 59 menit 45,5 detik bujur timur.
Dari garis bujur lintang serta garis bujur dari titik Kepulauan Indonesia, paling utara berada di Pulau Rondo dan lokasi paling selatan berada di Pulau Undana.
Sementara titik paling barat Indonesia berada Pulau Benggala dan titik paling timur indonesia berada di Muara Torasi.
Dilansir inNalar.com dari Youtube Mahasiswa Geografi, dari perhitungan tersebut maka dapat dinyatakan jika titik tengah Kepulauan Indonesia berada di sekitar Selat Makassar.
Namun, karena letaknya berada di laut jadi ditentukan jika titik paling tengah kepulauan Indonesia berdasarkan daratan yang pakai paling dekat dengan titik tengah tersebut.
Sehingga disebut jika titik tengah kepulauan indonesia berada dekat dengan Pulau Ambo, kepulauan Balabalakang yang mempunyai jarak sekitar 10 kilometer dari titi tengah tersebut.
Titik tengah kepulauan Indonesia bisa dikatakan berada di Pulau Ambo, Kepulauan Balabalakang dengan memiliki luas sekitar 10,6 hektar yang dihuni oleh sebanyak 129 kepala keluarga.
Pulau Ambo sendiri terletak di Desa Balabalakang Timur, Kecamatan Kepulauan Balabalakang, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat.
Sehingga jika mengacu pada kabupaten kota maka titik tengah Kepulauan Indonesia berada di wilayah Kabupaten Mamuju.
Adapun Jarak antara titik astronomis Kepulauan Indonesia dengan Ibukota Baru Nusantara yakni sekitar 200 kilometer sedangkan dengan Kota Mamuju sekitar 100 kilometer.
Sehingga jika dilihat dari Peta Indonesia secara keseluruhan lokasi Ibukota baru Nusantara ini berada di tengah-tengah dari Kepulauan Indonesia.
Hal ini tentunya sejalan dengan pemindahan Ibukota ke IKN yang dilakukan oleh Pemerintah Indonesia dengan perwujudan Indonesia Sentris.***