Terungkap! Ini Identitas Mayat Perempuan di Blitar yang Dicor di Kamar Rumah, Hanya Tersisa Kerangka

inNalar.com – Aparat Kepolisian Resor Kota Blitar telah mengungkapkan identitas mayat perempuan yang telah menjadi kerangka setelah dicor di sebuah kamar.

Mayat perempuan ini ditemukan di Desa Bacem, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar.

Identitas mayat perempuan tersebut adalah istri dari pemilik rumah lama yakni Fitriani (21) asal Kec. Konda, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara.

Baca Juga: Gara-gara Pakai Keffiyeh, 3 Pemuda Keturunan Palestina Ditembak di Vermont Amerika Serikat

Hal ini diungkapkan langsung oleh Plt Kepala Seksi Humas Polres Kota Blitar.

Data identitas ini sendiri diperoleh dari hasil kerja sama antara Polres Blitar Kota dengan Polres Konawe Selatan, Polda Sulawesi Tenggara.

Pihak kepolisian sendiri telah menghubungi keluarga korban.

Baca Juga: Makin Sejahtera, Dosen yang Kelebihan Jam Mengajar Bakal Dapat Kompensasi Segini dari Sri Mulyani, Berapa?

Kemudian keluarganya pun membenarkan bahwa korban adalah benar keluarganya.

Melansir dari Antara, sampai saat ini sendiri penyidik Polres Blitar Kota masih terus melakukan koordinasi dengan tim forensik dan tim labfor Polda Jatim.

Adapun tujuannya adalah untuk memastikan hasil forensiknya bahwa korban adalah benar Fitriani.

Baca Juga: Walau Sudah Pensiun, PNS Ternyata Tetap Terima 3 Tunjangan Ini di Bulan Desember, Besarannya Sampai 10 Persen Gaji?

Fitriani sendiri adalah istri dari pemilik rumah lama yakni Suprio Handono.

Handono telah menjual rumah yang ditinggali tersebut sekitar dua bulan lalu.

Penemuan mayat perempuan hanya tinggal kerangka ini sebelumnya diketahui oleh warga Desa Bacem, Kec. Ponggok.

Warga terkejut adanya temuan kerangka manusia yang dicor di dalam lantai kamar rumahnya.

Pemilik rumahnya sendiri saat itu adalah SH yang tinggal bersama suaminya.

Sebelumnya, rumah ini telah dibeli sekitar dua bulan lalu oleh saudara SH.

Kemudian rencananya akan dilakukan renovasi. Akan tetapi, terdapat salah satu kamar yang digembok.

Tidak hanya itu, setelah dibuka kamarnya ternyata ada bekas lantai yang dicor.

Merasa curiga, akhirnya lantai yang dicor tersebut dibongkar kemudian ditemukan sebuah kerangka manusia.

Berdasarkan keterangan dari tim dokter yang melakukan pemeriksaan.

Korban ini memiliki identitas wanita yang telah dikubur sejak lama, yaitu dalam perkiraan rentang waktu selama satu sampai satu setengah tahun.

Pihak kepolisian sendiri telah memeriksa sebanyak empat orang termasuk SH.

Akan tetapi, sampai saat ini untuk status tersangkanya masih belum juga ditetapkan.

Hingga sekarang pihak kepolisian masih mendalami kasusnya ke proses lebih lanjut. ***

 

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]