

inNalar.com – Pondok pesantren merupakan sarana pendidikan berbasis Islam di mana santri dapat merasakan fasilitas asrama dan juga mendapat pengajaran dari kiai.
Melihat sejarah Islam di Indonesia, tidak heran apabila banyak pondok pesantren yang dibangun sudah sejak lama hingga dinobatkan menjadi yang ‘tertua’.
Dilansir dari kanal YouTube @sajadahkyai, berikut adalah 5 ponpes tertua se-Jawa Timur, mengalahkan Tebu Ireng di Jombang:
5. Pondok Pesantren Tremas
Didirikan oleh Kyai Haji Abdul Manan pada tahun 1830 di Pacitan, Jawa Timur, ponpes ini menjadi salah satu yang tertua di Indonesia dan melahirkan ulama-ulama besar seperti Syekh Muhammad Mahfudz.
Baca Juga: Desa Tak Berpenghuni di Jombang, Jawa Timur Ini Simpan Sumur Peninggalan Majapahit
Tremas sendiri memiliki arti ‘Patrem’ yaitu senjata atau keris kecil dan ‘Mas’ dari kata emas. Ponpes ini juga mengedepankan pelajaran agama Islam dengan perbandingan 90% dan pelajaran umum 10%.
4. Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar
Berawal dari langgar kecil yang didirikan oleh Kyai Isbat bin Ishaq sekitar tahun 1787 di Banyuanyar, pesantren ini terkenal dengan sumber mata airnya yang tak pernah kering.
Pondok pensantren ini menyediakan tingkatan PAUD hingga Perguruan Tinggi, dengan dua SMA khusus yaitu Tahfidz dan Itsbatiyah.
3. Pondok Pesantren Al Hamdaniyah
Didirikan oleh Kyai Haji Hamdani pada tahun 1787 di desa Siwalan Panji Buduran, Kabupaten Sidoarjo, pesantren ini menjadi saksi sejarah perebutan kemerdekaan tanak air.
Pesantren ini juga memiliki bangunan yang unik dengan dinding anyaman bambu, memberikan kesan nostalgia akan lingkungan pada zaman dulu.
Ponpes Al Hamdaniya juga menjadi tempat lahirnya beberapa ulama besar terutama ulama Nahdlatul Ulama, seperti Kyai Haji Hasyim Ashari dan KH Wahid Hasyim.
2. Pondok Pesantren Miftahul Huda (PPMH) Malang
Didirikan oleh Kyai Haji Hasan Munadi pada tahun 1768 di Kelurahan Gading Kasri, Malang, ponpes ini menjadi yang tertua ketiga se-Indonesia.
Kyai Haji Hasan Munadi mengasuh pesantren ini selama hampir sembilan puluh tahun, dan dikenal dengan kepemimpinan KH. Muhammad Yahya pada tahun 1971.
Ponpes ini sangat terkenal dengan ilmu hisabnya, dan seringkali dijadikan rujukan dalam menentukan hari raya Idul Fitri dan Idul Adha.
1. Pondok Pesantren Sidogiri
Berdiri pada tahun 1718 dan didirikan oleh Sayyid Sulaiman yang merupakan keturuan Nabi Muhammad, ponpes ini menjadi pondok pesantren pertama di Indonesia.
Berlokasi di Pasuruan, Jawa Timur, awalnya Sidogiri adalah hutan belantara yang dibantu oleh para santri dalam pengelolaannya.
Pada 1938, Ponpes Sidogiri mulai memakai dua sistem pendidikan, yaitu mahadiyah yang wajib diikuti seluruh santri pondok dan madrasiyah yang wajib diikuti seluruh santri yang bahkan sekolah di rumah wali mereka.
Menjadi yang tertua di Indonesia, tidak heran bila santri-santri di sini mengamalkan perilaku hormat kepada yang lebih tua dan juga diajarkan untuk ramah.
Sekian rangkuman mengenai ponpes tertua di Jawa Timur. Diharapkan, dengan adanya informasi ini, masyarakat bisa berkontribusi dalam mengapresiasi ponpes dan juga nilai-nilai agama Islam yang sudah ada sejak lama.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi