Terpanjang se-Asia Tenggara! Jembatan Gantung di Bandung Ini Tawarkan Sensasi Melayang di Atas Ketinggian 70 Meter, Berani Coba?

inNalar.com – Jembatan Gantung Rengganis disebut-sebut menjadi jembatan yang terpanjang se-Asia Tenggara.

Jembatan yang sekaligus menjadi lokasi wisata ini ternyata berada di Desa Patengan, Kec. Rancabali, Kab. Bandung, Jawa Barat.

Tepatnya sekitar 50 km dari pusat Kota Bandung. Masyarakat umumnya berkunjung ke tempat wisata ini di hari biasa maupun akhir pekan.

Baca Juga: Bakal IPO di Akhir 2024, Maskapai Penerbangan Lion Air Incar Dana Segar Rp7,7 Triliun di Bursa Efek Indonesia

Pasalnya, pesona alam kawasan jembatan memang sangat indah dan rindang. Para pengunjung tentu semakin betah berlama-lama di lokasi.

Kawasan wisatanya juga sudah cukup populer bagi masyarakat setempat. Pengunjung nantinya dapat merasakan langsung sensasi naik di atas jembatan gantung terpanjang ini.

Selain itu, akan dimanjakan pula dengan hamparan pemandangan hutan hijau belantara sekaligus kebun teh sehingga suasana sekitarnya benar-benar menyejukkan.

Baca Juga: Produksi 330 Juta MMSCFD, Blok Migas di Papua Barat Ini Ternyata Dikelola Perusahaan Asal Malaysia, Onstream di Kuartal IV Tahun Depan

Infrastruktur ini sendiri nantinya akan menjadi penghubung pintu masuk menuju Kawah Rengganis.

Dengan begitu, para pengunjung yang ingin masuk ke lokasi kawahnya sudah tidak perlu lagi berjalan terlalu jauh.

Rengganis Suspension Bridge atau Jembatan Gantung Rengganis ini memiliki ketinggian hingga 75 meter.

Baca Juga: Raih Berkah APBN Rp3,29 M, Jembatan Gantung Megah di Sumatera Barat Ini Lekatkan 3 Jorong di Pelosok Agam Usai Dibangun dengan Sederet Kendala

Sedangkan panjangnya mencapai 370 meter sehingga tidak heran jika disebut sebagai yang terpanjang di Asia Tenggara.

Saat ingin melewatinya, area jembatan hanya dapat dilewati oleh maksimal 70 orang pengunjung saja.

Hal tersebut tidak lain agar setiap pengunjung bisa memperoleh keamanan dan keselamatan.

Baca Juga: Kereta Api Pandalungan Anjlok Keluar dari Jalur Rel Dekat Stasiun Tanggulangin Sidoarjo, Sebabkan Lalu Lintas KA Lain Alami Keterlambatan

Selain itu, area jembatan sendiri sudah dilengkapi dengan alat pengaman khusus berupa kawat sling baja.

Melansir dari Antara, panjang jembatan gantung ini telah mengalahkan Jembatan Situ Gunung di Sukabumi, Jawa Barat yakni sepanjang 243 meter.

Destinasi wisata baru ini juga menjadi daya tarik masyarakat karena hanya berjarak sekitar 34 kilometer saja dari Gerbang Tol Soreang.

Baca Juga: Gandeng Kanada, Kalimantan Utara Bangun Bandara Hijau Pertama Senilai Rp3 Triliun, Digarap Kapan?

Ketika sudah sampai di lokasinya, maka wisatawan akan disambut dengan akses jalan yang berbentuk bebatuan.

Akses ini sendiri awalnya hanya ditujukan bagi warga yang ingin datang ke Kawah Rengganis.

Setelah berjalan kurang lebih beberapa ratus meter, maka gerbang utama dari Jembatan Gantung Rengganis akan terlihat.

Baca Juga: Merugi Rp439 Miliar! Pembangunan Bendungan di Lampung yang Masuk PSN Malah Dikorupsi, Benarkah?

Wisatawan dapat memarkirkan kendaraan mereka terlebih dahulu kemudian bisa menuju ke pintu masuk jembatannya untuk membeli tiket.

Kemudian harus berjalan lagi sejauh 200 meter untuk menuju loket. Wisatawan juga akan memperoleh panduan agar tidak berlari-lari saat melalui jembatan.

Pengunjung juga harus memakai alat keamanan khusus yang telah tersedia.

Baca Juga: Rogoh Fulus Rp2,4 Miliar, PT Pelindo II Upgrade Pelabuhan Eksisting di ‘Kota Minyak’ Papua Barat, Kapasitas 120 TEUs Dikerek Naik Jadi…

Keseruan Menjelajahi Jembatan Gantung Rengganis

Jembatan Gantung Rengganis sampai sekarang ini masih menjadi destinasi wisata yang banyak peminat.

Wisatawan dapat melewati jembatan gantung dengan keamanan khusus yang telah diberikan oleh petugas.

Wisatawan hanya bisa menikmati pemandangan di sekitar jembatan dan melaluinya selama sekitar 15 menit saja.

Baca Juga: Dianggarkan China Rp5 Triliun, Proyek Terowongan Air Sumatera Selatan Sudah 15 Tahun Tak Kunjung Digarap, Penyebabnya…

Ketika mulai menginjakkan kaki ke jembatannya, maka tentu akan merasakan sensasi melayang di atas ketinggian.

Kemudian saat berjalan di beberapa puluh meter tidak jarang jembatan akan bergoyang.

Nantinya wisatawan dapat berjalan di kedua arah baik menuju Kawah Rengganis hingga kembali ke titik awalnya.

Baca Juga: Dihuni 357 Kepala Keluarga, Desa Wisata di Kabupaten Lahat Ini Miliki Potensi Ekowisata Pedesaan, Apa Saja?

Sementara itu, di bawah jembatan akan terlihat aliran sungai dari mata air panas Kawah Rengganis.

Aliran sungainya juga disertai dengan air terjun yang tampak mengagumkan jika dilihat dari atas. ***

 

Rekomendasi