Ternyata Semut Tidak Punya Paru-paru Untuk Bernafas, Tapi Hanya Menggunakan Ini, Simak Penjelasannya!

inNalar.com – Semut adalah salah satu hama rumah tangga yang paling umum.

Terdapat lebih dari 12.000 spesies semut di dunia, dan beberapa di antaranya sering menjadi bahan penelitian para ahli entomologi dan ilmuwan.

Semut dianggap serangga sosial karena hidup dan bekerja secara berkelompok.

Baca Juga: Fakta Mengejutkan! Ternyata Sungai Mengandung Penyerap dan Sumber Mikroplastik yang Tersembunyi, Berbahaya?

Namun semut memiliki kemampuan yang unik dibandingkan serangga lainnya, baik secara individu maupun kolektif.

Berikut fakta unik tentang semut yang dikutip dari Youtube Daftar Populer.

1. Semut mempunyai kekuatan super

Semut memiliki kaki yang cukup kuat untuk mengangkat benda yang berukuran 10 hingga 50 kali ukuran tubuhnya.

Semut mampu berkoordinasi dengan semut lainnya untuk memindahkan benda atau benda yang lebih besar.

Baca Juga: Kamu Suka Minum Bir? Ternyata Kecoa Juga Menyukai Minuman yang Sama! Simak Fakta Uniknya

Jumlah yang dapat dibawa seekor semut bergantung pada spesiesnya.

Misalnya saja sejenis semut yang ada di Indonesia, yaitu semut rangrang (Oecophylla), yang mampu mengangkat suatu benda 100 kali lipat ukurannya.

2. Semut mempunyai dua perut

Ya, apa yang Anda baca di atas benar. Semut punya dua perut, bukan karena serakah.

Perut yang satu digunakan semut untuk menyimpan makanannya sendiri, sedangkan perut lainnya digunakan untuk menyimpan makanan untuk dibagikan kepada semut lainnya.

Baca Juga: Benarkah Cicak Suka Memakan Buah-buahan? Simak Fakta Unik tentang Cicak yang Perlu Kamu Ketahui

Proses ini disebut trophallaxis atau trophallaxis, yaitu kebiasaan pertukaran makanan atau cairan antar individu dalam satu koloni semut.

Cara ini memungkinkan semut yang mencari makan untuk memberikan atau mendistribusikan makanan kepada semut lain yang cenderung tinggal di sarangnya, seperti ratu.

3. Semut tidak mempunyai paru-paru

Karena ukurannya yang kecil, semut tidak mempunyai ruang untuk menampung sistem pernapasan kompleks seperti manusia.

Sebaliknya, mereka mempunyai cara bernapas sendiri untuk membantu mengangkut oksigen ke seluruh tubuh.

Semut menghirup oksigen melalui spiral, serangkaian lubang yang terletak di kedua sisi tubuhnya.

Selanjutnya, spirakel dihubungkan melalui jaringan tabung yang membantu mendistribusikan oksigen ke hampir setiap sel di tubuhnya.

Gerakan semut membantu sirkulasi oksigen melalui tabung, sementara karbon dioksida juga dikeluarkan melalui tabung.

4. Semut tidak mempunyai telinga

Berbeda dengan hama rumah tangga lainnya seperti tikus, semut tidak memiliki telinga.

Meski mereka tidak punya telinga, bukan berarti mereka tuli!

Semut menggunakan getaran untuk mendengar dan menggunakannya saat mencari makanan atau sebagai sinyal alarm jika ada bahaya.

Semut menggunakan getaran tanah untuk mendengar suara yang direkam pada alat pelengkap di bawah lutut.

5. Semut tidak menggigit, mereka menyengat

Meski berukuran kecil, semut diketahui berbisa dan sengatannya dapat menimbulkan rasa sakit yang cukup mengganggu pada manusia.

Semut api merupakan semut domestik yang dapat menyengat manusia dan hewan.

Sengatan semut api menimbulkan bintik-bintik merah disertai rasa gatal, nyeri, dan bengkak seperti melepuh.

Semut api membangun sarang di hampir semua jenis tanah, lebih menyukai area yang luas dan cerah seperti pekarangan dan kebun.

Namun, bukan tidak mungkin semut jenis ini masuk ke rumah Anda untuk mencari makanan manis dan berprotein.***

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]