

inNalar.com -Banyaknya para wisatawan dan juga bule yang berkunjung di bali membuat bali sebagai daerah yang padat, banyaknya para bule yang berasal dari berbagai mancanegara lebih memilih dan menata di bali.
Bahkan sebagian dari para bule yang menetap di bali tidak membayar pajak penghasilan karena sebagian dari mereka melakukan kerja work from home.
Kebanyakan para bule yang menetap di bali menjual jasanya melalui website yang nantinya mereka akan mendapatkan gaji dollar sehingga.
Baca Juga: Punya Kuliner Mendunia, Daerah Besar di Sumatera Barat Ini Justru Punya Angka Kemiskinan yang Tinggi
Seperti bule amerika, ketika mereka tinggal di amerika biaya hidupnya sangat mahal, bahkan 2000 dollar hanya digunakan 1 bulan saja.
Berbeda ketika para bule berada di bali karena perbedaan kurs mata uang membuat para bule betah tinggal di bali.
2000 dollar bisa mencapai Rp.30 juta, para bule bisa hidup mewah layaknya para sultan, sedangkan ketika mereka berada di amerika hanya mendapatkan apartemen yang biasa saja.
Bahkan dengan uang 30 juta para bule bisa pergi ke club setiap harinya, itulah alasan para bule lebih memilih tinggal di bali lebih lama.
Bahan banyaknya diberitakan para bule telah melanggar peraturan seperti melebihi batas tinggal ketika berada di bali.
Bali merupakan daerah yang disebut sebagai surganya dunia karena keindahan alam serta bali yang dapat memanjakan mata, dan juga kehidupan yang damai membuat bule betah tinggal di bali.
Baca Juga: Nampak Unik, 1 dari 4 Mall Termewah di Samarinda Ini Punya Masjid yang Jadi Ikonik
Keramahan dari penduduk bali juga membuat para bule betah berada di bali, para bule menganggap bahwa kehidupan di bali sangat murah.
Karena perbedaan kurs mata uang membuat para bule dari berbagai mancanegara merasa nyaman.
Para penduduk bali terkenal dengan keramahan dan juga keberagaman budaya serta kekentalan budaya yang dianutnya.
Membuat bali sebagai daerah ternyaman yang bisa ditinggali, bahkan para influencer dan juga para artis memutuskan untuk membeli rumah atau pindah rumah ke daerah bali.
Para bule juga ada yang melanggar peraturan dan juga berkendara ugal-ugalan serta berkata kasar ketika berada di tempat sembahyang atau pura, yaitu tempat sembahyang bagi penduduk bali.
Sebagin dari para bule menaati peraturan dan juga membaur denagn penduduk bali tetapi juga terdapat bule yang tidak ingin membaur denagn penduduk bali sehingga mencari kelompoknya sendiri
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi