

inNalar.com – Sulawesi Selatan meruakan kepulauan terbesar keempat di Indonesia, tidak hanya hanya itu bahkan termasuk kedalam kepulauan terbesar di dunia menempati urutan ke sebelas.
Terkenal memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah hingga wisata alam yang terkenal hingga ke mancanegara, membuat daerah tersebut didatangi oleh banyak wisatawan.
Tidak hanya itu salah satu daerah di Sulawesi Selatan masuk kedalam daerah terkaya di Indonesia yaitu Makassar.
Makassar yang menjadi ibu kota Sulawesi selatan tersebut termasuk kedalam empat pusat pertumbuhan perekonomian utama yang ada di Indonesia.
Bahkan Makassar Sulawesi Selatan disejajarkan dengan Jakarta yang terkenal dengan pertumbuhan ekonomi yang maju dan juga metropolitan terbesar di Indonesia.
Selain Jakarta ada Medan dan juga Surabaya, Kota Makassar yang menajdi ibu kota Sulawesi selatan tersebut berperan sebagai pusat perdangangan mulai dari industri dan juga jasa.
Tentunya tidak hanya itu saja Makassar Sulawesi Selatan juga sebagai pusat angkutan barang baik melewati darat, laut hingga udara.
Serta sebagai pusat pelayanan pendidikan dan juga kesehatan yang memadai, bahkan berdasarkan Badan Pusat Statistik atau dikenal dengan BPS di Sulawesi Selatan Makassar memiliki tingkat kemiskinan terendah.
Disebut sebagai kota yang memiliki tingkat kemiskinan terendah Makassar sebagai ibu kota Sulawesi selatan hanya hanya 4,58 persen saja.
Dibanding dengan daerah lainnya yang ada di Sulawesi Selatan Makassar lah yang memiliki penduduk miskin paling sedikit.
Proyek pembangunan infrastruktur yang memadai untuk menunjang peningkatan perekonomian juga dilakukan di Makassar.
Makassar yang berada di Sulawesi Selatan merupakan kota terbesar yang berada di wilayah bagian timur Indonesia.
Tidak heran jika Makassar sebagai daerah terkaya, bahkan ibu kota Sulawesi selatan tersebut menempati urutan ketujuh sebagai daerah terkaya di Indonesia.
Tidak hanya itu Makassar juga memiliki pelabuhan untuk yang siap bersaing dengan negara-negara yang ada di dunia.
Pelabuhan tersebut digunakan sebagai pengiriman barang peti kemas maupun non petikemas hal tersebut tentunya dapat mendorong perekonomian Makassar yang menjadi ibu kota Sulawesi Selatan.***