

inNalar.com – Bondowoso menawarkan beragam hidangan lezat yang wajib dicoba.
Salah satunya adalah Nasi Mamong. Salah satu masakan khas Bondowoso ini terkenal dengan penyajiannya yang unik.
Hidangan nasi Mamong Bondowoso ini disajikan dalam bentuk kerucut yang tingginya sekitar 10 sentimeter.
Mamong sendiri berarti “kebingungan” dalam bahasa Madura.
Dinamakan Nasi Mamong karena proses penyajiannya yang sangat lama dan membingungkan pembeli.
Ya, butuh waktu sehari semalam untuk menanak nasi untuk membuat Nasi Mamong.
Beras dikeringkan secara alami, dibungkus, lalu dikukus kembali untuk disimpan.
Nasi Mamong sebenarnya mirip nasi panggang. Hanya saja Nasi Mamong yang dikukus, jadi lebih kental.
Nasi Mamong dibuat dari nasi beraroma yang dicampur dengan santan, daun salam, serai, dan daun jeruk.
Nasi tersebut kemudian diisi dengan ayam goreng, kemangi, ikan teri, dan daun singkong.
Nasi Mamong dibungkus dengan kerucut dan dikukus, lalu dipanggang.
Baca Juga: Intip Eksotisme Blue Fire Kawah Indah di Jawa Timur, Terletak Antara Banyuwangi dan Bondowoso
Daya tarik terbesar dari Nasi Mamong adalah sambalnya yang memiliki rasa dan pedas yang unik.
Nasi Mamong hadir karena tradisi pedesaan yang warganya selalu membawa makanan dalam perjalanan jauh.
Nasi Mamong yang membutuhkan proses dan waktu pemasakan yang cukup rumit menjadikan hidangan ini memiliki umur simpan yang lama dan tidak mudah rusak.
Jika ingin mencicipi Nasi Mamong, Anda bisa membelinya di ODL Resto & Cake, Jl. Santawi No. 11, Bondowoso.***