Termegah se-Kalimantan Timur, Masjid di Samarinda Ini Ternyata Dianggap Terbesar Kedua di Asia Tenggara

inNalar.com – Kota Samarinda memiliki masjid termegah dan terbesar kedua di Asia Tenggara, yaitu Masjid Islamic Center.

Berada di tepian Sungai Mahakam Samarinda, masjid dengan nama resmi Masjid Baitul Muttaqien ini memiliki menara dan kubah besar yang tak kalah dengan Masjid Istiqlal di Jakarta.

Dilansir dari kaltimprov.go.di, luas bangunan masjid sendiri 43.500 meter persegi dengan luas penunjang sebesar 7.111 meter persegi.

Baca Juga: Meski Punya Nama ‘Kelam’, Bukit di Kalimantan Barat Ini Jadi yang Terbesar di Dunia, Kalahkan Ayers Rock

Lantainya memiliki total luas 18.455 meter persegi dan memiliki basement seluas 10.235 meter persegi, ditambah balkon seluas 5.920 meter persegi.

Dulunya, lokasi masjid ini adalah tempat lahan bekas penggergajian kayu yang dimiliki oleh PT Inhutani I, kemudian diberikan kepada pemerintah Kalimantan Timur.

Setiap interior yang dibangun di masjid ini pun memiliki keunikan dan disengaja sebagai identitas agama Islam.

Baca Juga: Jadi Incaran Banyak Orang, Inilah 2 Daftar Sekolah Terbaik Di Banda Aceh Pada Tahun 2023, Mari Merapat!

Dilengkapi dengan 7 menara, di mana yang utama memiliki tinggi 99 meter, arti dari tinggi menara ini sendiri merupakan nama-nama Allah yang berjumlah 99.

Menara utama tersebut memiliki tinggi setiap lantai 6 meter dari total 15 lantai. Anak tangganya yang berada di lantai dasar menuju lantai utama pun dipasang sejumlah 33 anak tangga.

Pemasangan anak tangga tersebut sengaja dibuat ganjil dan banyak karena menyamakan dengan sepertiga jumlah tasbih.

Baca Juga: Inilah 5 Rekomendasi Pondok Pesantren Terbaik di Sumatera Barat, Nomor 1 Nggak Kalah dengan Tebu Ireng

Selain menara utama, Masjid Islamic Center juga memiliki 6 menara lain dengan posisi 4 di setiap sudut masjid. Diketahui tinggi menara tersebut 70 meter.

Untuk dua menara lain yang berada di bagian pintu gerbang, diketahui memiliki tinggi 57 meter. Pemasangan 6 menara ini ditandai sebagai jumlah rukun Islam.

Megahnya bangunan ini tidak luput dari anggaran yang besar, dengan total dana menelan sekitar 500 miliar Rupiah.

Interiornya sendiri memiliki ornamen khas Timur Tengah, dan arstikteurnya mengadopsi paduan dari Eropa, Timur Tengah, serta tanah air.

Selain dapat menampung 63 ribu jamaah, masjid ini juga dibuka untuk wisata religi yang ingin mengintip menara sebesar 10 ribu Rupiah.

Kini, kemegahan Masjid Islamic Center menjadi ikon serta kebanggaan sendiri bagi warga di Samarinda.***

Rekomendasi