

inNalar.com – Rumah Joglo merupakan salah satu rumah adat Indonesia yang sangat terkenal di mancanegara, yang berasal dari Jawa, khususnya Jawa Timur dan Jawa Tengah.
Rumah Joglo Jawa Timur dibangun dengan karakteristik teras tanpa sekat yang cukup luas, karena hal itu perlambangan silaturahmi dengan para tetangga.
Umumnya rumah Joglo di Jawa Timur dibangun dengan menggunakan kayu jati pilihan agar pondasinya kuat walau tanpa semen.
Baca Juga: Habiskan 3 Miliar Rupiah, Joglo di Ponorogo Jawa Timur Ini Jadi Rumah Adat Termegah di Dunia?
Baru-baru ini di Kabupaten Blitar Jawa Timur ditemukan sebuah rumah Joglo yang begitu luas dan megah.
Rumah Joglo di Kabupaten Blitar Jawa Timur tersebut dinamai sebagai Pendopo Ageng Hand Asta Sih.
Joglo yang lokasinya berada di Kabupaten Blitar Jawa Timur itu ternyata dibangun oleh dr Suhandoko dan keluarga besarnya.
Istimewanya, Joglo milik dr Suhandoko yang terketak di Blitar Jawa Timur itu ternyata pernah mendapatkan sebuah penghargaan dari Muri.
Penghargaan tersebut diberikan oleh Muri sebagai kategori Rumah Joglo Kayu terbesar di Indonesia.
Penetapan rumah Joglo terbesar di Blitar Jawa Timur tersebut berlangsung pada tanggal 11 Februari 2021 lalu.
Selain diakui di Indonesia, Joglo yang berada di Kabupaten Blitar Jawa Timur tersebut juga disebut-sebut sebagai rumah adat terbesar sekaligus termegah di dunia.
Yang mana, ukuran dari rumah Joglo milik dr Suhandoko dan keluarga besarnya itu diketahui sebesar 40,3 x 40,3 meter.
Menurut sumber terpercaya, Joglo terbesar di Dunia tersebut mulai dibangun pada tanggal 12 Desember 2019 oleh 110 pekerja profesional.
Selain itu yang tak kalah menarik adalah bahan meterial yang digunakan dalam pembangunan Joglo di Blitar Jawa Timur tersebut adalah 95% kayu jati pilihan.
Biasanya, beberapa rumah-rumah Joglo yang berukuran di Jawa Timur strukuturnya tiang penyangganya terbuat dari beton kemudian ditutup dengan kayu pipih.
Namun berbeda dengan Joglo yang berlokasi di Blitar Jawa Timur tersebut, setiap tiang penyangganya benar-benar dibuat dengan jati asli.
Bagian atap-atap di Joglo milik dr Suhandoko tersebut juga tak kalah istimewa, di sana terdapat lampu-lampu mewah yang membuat bangunan lebih terlihat megah.
Jika berminat untuk mengunjungi Joglo Ageng Hand Asta Sih di Blitar Jawa Timur tersebut, Anda hanya perlu mengeluarkan uang sebesar Rp 5.000.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi