Terlambat Bertindak! Leicester City Sudah Terdegradasi dari Liga Inggris, Sang Pemilik Baru Menampakkan Diri

inNalar.com – Leicester City harus menerima kenyataan bahwa mereka terdegradasi dari Liga Inggris setelah sembilan tahun bermain di kasta tertinggi sepak bola Inggris tersebut. Mereka terlambat untuk menyadari bahwa evaluasi internal diperlukan lebih awal.

Meski menang 2-1 atas West Ham United di King Power Stadium pada hari terakhir musim ini, kemenangan Everton 1-0 atas Bournemouth membuat Leicester tetap gagal menyelamatkan diri dari jurang degradasi.

Hal ini menjadi pukulan besar bagi Leicester meningat mereka pernah menciptakan keajaiban dengan menjuarai Liga Inggris pada musim 2015-16.

Baca Juga: Makna Logo Hari Lahir Pancasila 2023, Dilengkapi dengan Link Download Harlah Pancasila

Selain itu, The Foxes juga pernah bermain di semifinal Liga Europa dan memenangkan Piala FA dalam beberapa tahun terakhir.

Banyak yang menilai bahwa Leicester telah lengah dan kurang siap menghadapi persaingan yang ketat di liga Inggris.

Pemilik Leicester City, Aiyawatt Srivaddhanaprabha, yang dikenal sebagai Top, mengeluarkan pernyataan panjang pada hari Senin untuk menegaskan komitmennya kepada klub meski mendapat banyak kritik dan hinaan dari para pendukung.

Baca Juga: Khalid Basalamah Ungkap Hal Ini yang Buat Muslim Banyak Masalah dan Kesulitan Ekonomi

Top mengatakan bahwa dia akan terus berusaha untuk memperbaiki kesalahan yang telah terjadi dan membawa Leicester kembali ke Liga Inggris.

Ia mengatakan bahwa musim ini manjadi siklus paling sulit bagi klub dan pendukung karena tim tidak mendapatkan hasil yang cukup memuaskan.

Setelah itu, pebisnis Thailans itu mengatakan bahwa manajemen tim membutuhkan waktu untuk belajar dan merefleksikan diri atas peristiwa yang telah terjadi musim ini.

Baca Juga: Kata Ustadz Khalid Basalamah, Allah Datangkan Rezeki Melimpah Secara Cuma-Cuma: Cukup Baca Doa Pendek Ini

Top juga mengatakan bahwa ia akan bertanggungjawab atas kejadian yang tidak diharapkan ini.

Menurutnya, Leicester City merupakan tanggungjawab terbesar yang melibatkan dirinya, keluarganya, bahkan seluruh ekosistem King Power (bisnisnya).

Ia mengatakan bahwa para penggemar memiliki ekspresi yang beragam dalam meluapkan kekecewaan kepadanya.

Baca Juga: Allah Seketika Turunkan Rezeki Bertubi-tubi Jika Rutin Baca Amalan Pendek Ini, Kata Khalid Basalamah

Diantara fans ada yang melontarkan kata negatif dan ofensif kepada pemilik klub tersebut. 

Dan ada juga yang memberikan motivasi dan masukan yang bijak agar Leicester dapat berbenah lebih baik musim depan.

Top dan keluarganya sendiri telah memiliki Leicester sejak 2010, dan dia menjadi ketua pada 2018 setelah kematian ayahnya Vichai.

Baca Juga: Amalan Sepele Ini Paling Dicintai Allah Kata Ustadz Khalid Basalamah

Di bawah kepemilikan mereka, Leicester telah meraih promosi dari Championship, mengangkat trofi Liga Inggris dan memenangkan Piala FA.

Diperkirakan akan ada banyak perubahan pemain musim panas ini, dengan beberapa pemain bintang seperti Youri Tielemans, Jonny Evans dan Caglar Soyuncu yang habis masa kontraknya.

Sementara itu, James Maddison dan Harvey Barnes dikaitkan dengan kepindahan ke klub lain.

Baca Juga: AJAIB! Amalan dari Ustadz Khalid Basalamah Ini, Rezeki Sontak Datang Sebelum Dicari

Manajer Leicester, Dean Smith, diangkat dengan kontrak jangka pendek hingga akhir musim pada April, dan dia akan bertemu dengan manajemen klub dalam beberapa hari ke depan untuk membahas masa depannya.

Sebenarnya jika Top dan jajaran manajemen lainnya memiliki kesadaran lebih awal, setidaknya mungkin kita masih melihat Leicester di peringkat tengah.

Top pun tidak akan mendapatkan perlakukan negatif yang berlebihan dari penggemar seperti apa yang ia dapatkan sekarang.***(Dadang)

Rekomendasi