

inNalar.com – Seorang kakek asal Bangladesh ditangkap setelah diduga menjadi agen penyelundupan Rohingnya ke Aceh.
Pria tua berdama Husson Mukhtar atau HM (70) diduga menyelundupkan 149 warga etnis Rohingya kini berhasil ditangkap Polres Pidie.
Ia menyelundupkan warga Rohingnya ke pesisir pantai Kec. Muara Tiga, Kab. Pidie, Aceh.
HM merupakan seorang warga Bangladesh yang telah memberikan fasilitas kapal kayu untuk mengangkut rombongan Rohingya dari perairan Bangladesh dan Myanmar.
Melansir dari Antara, Kapolres Pidie AKBP Imam Asfali mengungkapkan pada Rabu, 6 Desember 2023 bahwa tersebut rombongan Rohingya diangkut memakai kapal kayu.
Kemudian mereka masuk ke perairan wilayah Tanah Air tanpa adanya surat izin resmi atau dokumen yang sah.
Adapun tujuan dilakukan penyelundupan etnis ini sendiri dilakukan agar mereka keluar dari kamp Bangladesh dan menuju ke Indonesia.
Kapolres mengungkapkan bahwa agen penyelundupan ini memperoleh keuntungan dari setiap imigran sebanyak 50-100 daka untuk per orangnya atau setara dengan Rp7-Rp14 juta jika dirupiahkan.
Baca Juga: Sama-sama Rasakan Kenaikan Gaji, PNS dan PPPK Ternyata Punya 5 Perbedaan Mendasar, Apa Saja?
Apabila keseluruhannya ditotal, dari hasil kejahatan ini mereka mampu kantongi untung sekitar Rp3 miliar.
HM sendiri diketahui merupakan kapten kapal yang mendarat bersama 149 warga Rohingya pada 14 November 2023 lalu.
Ternyata, pihak polisi saat ini juga tengah memburu 3 warga negara Bangladesh lainnya.
Salah satunya seperti Zahangir yang mengangkut sebanyak 147 orang Rohingya ke Kab. Pidie, Aceh pada 15 November 2023 kemarin.
Sebanyak 3 orang yang diburu oleh polisi ini terdiri dari Nababai, Zahangir, dan Saber yang mana ketiganya telah melarikan diri.
Imam mengatakan bahwa para tersangka tersebut tidak akan dideportasi ke negara asalnya.
Akan tetapi, mereka akan diproses secara hukum dan dijerat UU Keimigrasian dengan hukuman penjara maksimal selama 15 tahun lamanya.
Sampai saat ini pun pihak polisi masih terus mendalami kasus penyelundupan internasional ini.
Baca Juga: ‘Kawula Muda’ Sebut Cawapres Nomor Urut 3 Sudah Tua dan Terlalu Tegang, Begini Tanggapan Mahfud MD
Sejak November 2023, diketahui sudah ada kapal yang ditumpangi etnis Rohingnya mendarat di Kab. Pidie, Aceh.
Dengan begitu, total para pengungsinya telah mencapai 573 orang.***