Terkendala Biaya hingga Rp 15 Triliun, Jembatan Sepanjang 13,5 KM di Sumatera Ini Bakal Batal Dibangun?

inNalar.com – Penghubung Pulau Sumatera dengan Kepulauan Bangka, Jembatan Bahtera Sriwijaya kemungkinan akan batal dibangun.

Jembatan Bahtera Sriwijaya sendiri merupakan sebuah jembatan penghubung dengan panjangnya yang mencapai 13,5 km.

Pembangunan Jembatan Bahtera Sriwijaya sendiri memiliki tujuan utama untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga: Ditangguhkan Sejak Tahun 2014, Jembatan Penghubung Jawa-Sumatera Bakal Dibangun? Perkiraan Dananya Rp200 T

Tidak hanya itu, kehadiran jembatan sepanjang 13,5 km ini diharapkan pula mampu menumbuhkan tingkat pariwisata.

Menghubungkan Kepulauan Bangka dengan Pulau Sumatera, Jembatan Bahtera Sriwijaya tentunya membutuhkan biaya yang sangat besar.

Diketahui bahwa anggaran yang diperlukan untuk membangun jembatan penghubung sepanjang 13,5 km ini mencapai Rp 15 triliun.

Baca Juga: 6 Makanan Khas Pekalongan Jawa tengah Ini Dijamin Kelezatannya Bikin Kamu Ketagihan, Penasaran?

Perlunya anggaran yang begitu besar membuat pembangunan Jembatan Bahtera Sriwijaya hingga saat ini belum dilaksanakan.

Progres pembangunan jembatan di Pulau Sumatera ini telah sampai di tahap studi kelayakan dan sudah diserahkan ke Kementerian PUPR.

Apabila sudah jadi, Jembatan Bahtera Sriwijaya akan memangkas waktu tempuh dari Kepulauan Bangka menuju Pulau Sumatera.

Baca Juga: Tawarkan Keindahan Danau Setinggi 2.389 Mdpl, Gunung Tertinggi di Jawa Timur Ini Punya Kebun Teh Sejak 1910

Namun, diketahui bahwa sebelum dibangunnya jembatan ini disebabkan oleh kendala biaya yang begitu besar.

Terdapat ide lain yang diungkapkan untuk mengatasi permasalahan jembatan, yaitu dengan memperluas jaringan kapal feri.

Perluasan jaringan kapal feri di Pulau Sumatera menjadi alternatif pilihan apabila terlalu sulit untuk mewujudkan pembangunan jembatan.

Meskipun terkendala biaya yang begitu besar, diketahui bahwa hingga saat ini pembangunan jembatan terus diupayakan.

Pemerintah hingga saat ini terus berkomitmen untuk memperbaiki dan meningkatkan konektivitas antara kedua pulau.

Jembatan sepanjang 13,5 km di Pulau Sumatera ini menjadi salah satu infrastruktur yang sangat ditunggu dengan harapan mampu membantu pertumbuhan ekonomi.***

Rekomendasi