Terkenal Warganya Hidup dengan Layak, Daerah di Jambi Ini Malah Catatkan Angka Penduduk Miskin Fantastis

inNalar.com – Jambi merupakan salah satu provinsi di Pulau Sumatera yang terkenal akan hasil bumi yang melimpah.

Hasil bumi yang terdapat di Provinsi Jambi ini meliputi Minyak Bumi, Gas Bumi, Batu Bara dan lain sebagainya.

Hal tersebut tentunya juga salah satu hal yang mendorong perekonomian masyarakat di Provinsi Jambi.

Baca Juga: Jawa Timur Memimpin dengan Lahan Seluas 184,2 Hektar: Inilah 6 Daerah Penghasil Tebu Terbesar di Indonesia!

Selain itu juga berdampak pada presentase Indeks Pembangunan Manusia di Provinsi Jambi.

Pada tahun 2022, secara keseluruhan presentase Indeks Pembangunan Manusia di Provinsi Jambi sebesar 72,14 persen.

Salah satu daerah di Provinsi Jambi yang mempunyai presentase Indeks Pembangunan Manusia yang cukup tinggi adalah daerah Kabupaten Merangin.

Baca Juga: 6 Jam dari Palembang, The Hidden Paradise of Sumatera Selatan dengan View Eksotis Ternyata Ada di Pulau Ini

Sebagai informasi, presentase Indeks Pembangunan Manusia memiliki 3 dimensi dasar.

3 dimensi dasar dari Indeks Pembangunan Manusia meliputi umur panjang, berpengetahuan, kehidupan yang layak.

Bersumber dari bps.go.id, pada tahun 2022 angka presentase Indeks Pembangunan Manusia di Kabupaten Merangin mencapai angka 69,98 persen.

Baca Juga: Gelontorkan Dana Triliunan, Rancangan Pembangunan Jembatan di Kalimantan Barat Ini Memiliki Desain Mewah

Angka tersebut bisa dibilang cukup tinggi dibanding beberapa daerah di Provinsi Jambi.

Namun, siapa sangka memiliki angka presentase Indeks Pembangunan Manusia yang tinggi ternyata Kabupaten Merangin merupakan salah satu daerah dengan angka penduduk miskin terbanyak di Provinsi Jambi.

Bersumber dari bps.go.id, pada tahun 2019 secara keseluruhan jumlah penduduk miskin di Provinsi Jambi mencapai 274,32 ribu jiwa.

Pada tahun 2018, jumlah penduduk miskin di Kabupaten Merangin mencapai 33,95 ribu jiwa.

Sementara pada tahun 2019, jumlah penduduk miskin di Kabupaten Merangin alami penurunan yakni sebesar 32,88 ribu jiwa.

Meskipun mengalami penurunan, angka tersebut bisa dibilang lebih tinggi dari beberapa daerah lainnya di Provinsi Jambi.***

 

Rekomendasi