Terkait Serangan Rusia ke Ukraina, Senator AS: Perang Dunia 3 akan Terjadi Jika 2 Negara Ini Ikut Campur

inNalar.com – Dunia telah dibuat tegang dengan panasnya konflik antara negara Rusia dan Ukraina yang disebabkan saling mengklaim wilayah.

Ketegangan antara dua negara tersebut semakin menjadi panas usai Presiden Rusia, Vladimir Putin mengerahkan operasi militer ke wilayah Ukraina pada 24 Februari 2022.

Sehingga banyak pihak yang memprediksikan bahwa perang dunia ke-3 bisa saja terjadi akibat konflik tersebut.

Baca Juga: Volodymyr Zelensky Sebut Militer Rusia Berhasil Merebut Sebuah Pulau dari Ukraina di Hari Pertama Invasi

Salah satunya menurut Senator Amerika Serikat (AS), Lindsey Graham, ketegangan akan merembet luas kalau Iran dan China ikut campur.

Dikutip inNalar.com dari artikel Pikiran Rakyat.com yang berjudul “Senator AS Kasih Peringatan, Perang Dunia 3 Akan Terjadi Ketika China dan Iran Ikut Bereaksi”.

Graham berpendapat, China masih berupaya mengakuisisi Taiwan. Iran, sementara itu, punya agenda untuk membesarkan hegemoni Islam dengan senjata nuklir yang mereka miliki.

“Ketika China dan Iran ikut beraksi untuk meraih agenda mereka masing-masing, kita akan mengalami Perang Dunia 3,” ucapnya dikutip dari Fox News pada 23 Februari 2022.

“Kalian akan menghadapi segerombolan Islam radikal yang memiliki senjata nuklir,” tuturnya lagi.

Graham mengingatkan bahwa situasi akan sangat buruk andai Perang Dunia 3 pecah.

“Saya tidak bisa membayangkan betapa menderita kita sebagai suatu bangsa jika itu terjadi,” tutur Graham.

Tindakan Vladimir Putin itu mendapat kecaman dari sejumlah negara Barat seperti AS dan Inggris.

Baca Juga: Fakta Menarik tentang Volodymyr Zelensky, Presiden Ukraina yang Latar Belakang Profesinya jadi Sorotan

Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengutuk tindakan Vladimir Putin yang menurutnya tidak beralasan. Tidak hanya Joe Biden, penolakan juga datang dari Perdana Menteri Inggris Boris Johnson.

“Presiden Putin telah memilih jalan pertumpahan darah dan kehancuran dengan meluncurkan serangan tak beralasan ke Ukraina. Inggris dan sekutu kami akan merespons dengan tegas,” katanya melalui cuitan di akun Twitter @BorisJohnson.*** (Rio Rizky Pangestu/Pikiran-Rakyat.com)

Rekomendasi