Terjerat Hutang Hingga Lebih dari Rp 7 Miliar, Pabrik Tua Ini Bangkrut Hingga Terpaksa Tutup

 

inNalar.com – Pabrik Nyonya Meneer, produsen jamu yang telah berdiri sejak tahun 1919, dinyatakan bangkrut oleh Pengadilan Negeri Semarang pada tahun 2017.

Beratnya beban hutang yang ditanggung, mencapai Rp7,04 miliar, menjadi penyebab utama kebangkrutan perusahaan tersebut

Selain itu, perebutan kekuasaan antar keluarga juga disebut-sebut menjadi pemicu bangkrutnya perusahaan.

Baca Juga: Sempat Pailit, Pabrik Semen di NTT Ini Beroperasi Lagi hingga Produksi 1.300 Ton Perhari, Berikut Lokasinya

Sejak awal tahun 2000-an, perusahaan ini sudah mengalami masalah internal, kepemilikan, dan lain-lain. 

Meski terlilit utang, Nyonya Meneer tetap berproduksi seperti biasa pada tahun 2015.

Namun, pada tahun 2017, pabrik Nyonya Meneer di Semarang tutup setelah dinyatakan bangkrut dan harus bayar hutang.

Baca Juga: Hanguskan Dana Hingga Rp 1,2 Triliun, Proyek di Kota Lampung Ini Dibiarkan Mangkrak, Apa Sebabnya?

Itu membuat kurator ditunjuk untuk menyelesaikan kewajiban Nyonya Meneer kepada para kreditor

Direktur Jenderal Industri Kecil dan Menengah Kementerian Perindustrian, Gati Wibawaningsih, menyayangkan tutup perusahaan Jamu Nyonya Meneer akibat pailit.

Terlebih lagi, perusahaan itu dalam dua tahun ke depan akan berusia tepat satu abad.

Baca Juga: Telan Dana Rp 44,9 Miliar, Pembangunan Flyover MBK Sempat Diprotes oleh Kementerian PUPR, Loh Kenapa?

Setelah keputusan tersebut, pabrik yang terletak di Jalan Raya Kaligawe Kilometer 4 Semarang itu terlihat sepi.

Penyebab kebangkrutan Pabrik Nyonya Meneer :

1. Beban utang yang ditanggung mencapai Rp7,04 miliar

Baca Juga: Habiskan Rp3 Triliun, Lampung Bangun Kilang Minyak Sawit Terbesar se-Provinsi, Sumber Dananya dari Asing?

2. Sengketa perebutan kekuasaan antarkeluarga

3. Masalah internal, kepemilikan, dan lainnya sejak awal tahun 2000-an

Direktur Jenderal Industri Kecil dan Menengah Kementerian Perindustrian, Gati Wibawaningsih, menyayangkan tutup perusahaan Jamu Nyonya Meneer akibat pailit.***

 

Rekomendasi