Terima Dana Hampir 10 Triliun, Sumatera Bakal Bangun Jembatan Terpanjang se Indonesia, Kalahkan Singapura?

inNalar.com – Proyek pembangunan jembatan di Indonesia terus berjalan, salah satunya ada di Pulau Sumatera yang dikabarkan menghabiskan dana triliunan rupiah.

Jembatan Batam-Bintan, salah satu proyek pembangunan Presiden Jokowi ini diperkirakan akan menjadi jembatan terpanjang se Sumatera atau bahkan se Indonesia.

Proyek pembangunan yang dimaksud adalah RPJMN tahun 2020 hingga 22014. RPJMN sendiri merupakan kependekan dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional.

Baca Juga: Gua Ratusan Tahun Terpendam di Bawah Mushola, Mojokerto Bikin Geger Warga Jawa Timur

Jembatan Batam-Bintan nantinya akan menghubungkan wilayah Kota Batam dengan Pulau Bintan yang ada di Kepulauan Riau, Pulau Sumatera.

Hingga saat ini diketahui bahwa proses pembangunan jembatan terpanjang se Indonesia yang ada di Pulau Sumatera sudah mulai digarap.

Dengan target panjang jembatan yang mencapai 14,75 kilometer, Jembatan Batam-Bintan menerima suntikan dana anggaran hampir Rp 10 triliun.

Baca Juga: Kalahkan Monas di Jakarta, Menara Pencakar Langit Ternyata Ada di Makassar

Biaya konstruksi untuk pembangunan Jembatan Batam-Bintan di Sumatera ini tepatnya mendapatkan dana Rp 9,78 triliun dengan masa konsesi selama 50 tahun.

Pulau Sumatera sendiri dikenal sebagai pulau yang memiliki aliran sungai luas dan besar, sehingga diperlukan jembatan untuk bisa berpindah tempat dengan mudah.

Dimulai dengan proses pengadaan tanah, proyek Presiden Jokowi untuk membangun jembatan terpanjang di Sumatera ini menunjukkan titik terang.

Baca Juga: Heboh! Temuan Sungai Purba Bawah Tanah di Jombang Jawa Timur Ini Diduga Situs Peninggalan Majapahit

Disebut-sebut bakal kalahkan Singapura, proyek pembangunan Jembatan Batam-Bintan di Kepulauan Riau, Pulau Sumatera ini membutuhkan lahan dengan luas mencapai 74,43 Ha.

Jembatan terpanjang di Pulau Sumatera tersebut juga telah memasuki tahap perencanaan soil investigation untuk pondasi di laut.

Untuk merealisasikan rencana tersebut, dikabarkan pula bahwa harus menambah dana sebesar Rp 68 miliar yang mana hal tersebut sudah mendapat persetujuan.

Dengan suntikan dana yang hampir mencapai nilai Rp 10 triliun, diharapkan Jembatan Batam-Bintan di Sumatera akan meningkatkan efektivitas serta perekonomian.

Dengan panjang 14,75 kilometer, Jembatan Batam-Bintan akan terbagi menjadi 2 junction yaitu Bintan-Tanjung Sauh dan Tanjung Sauh-Batam.

Pembangunan Jembatan Batam-Bintan untuk bagian Pulau Bintan-Pulau Tanjung Sauh sepanjang 7,98 kilometer akan bersumber dari KPBU.

Sedangkan untuk junction lain dari jembatan terpanjang di Sumatera yaitu Pulau Tanjung Sauh-Pulau Batam akan mendapatkan suntikan dari pinjaman luar negeri.***

Rekomendasi