Terekstrim di RI, Bandara di NTT Ini Mengharuskan Pilot Memutar Pesawat 90 Derajat Sesaat Setelah Lepas Landas

inNalar.com – Setiap bandara di Indonesia memiliki sisi unik yang tersembunyi dan jarang diketahui publik, begitupun sisi ekstrimnya.

Meskipun indah karena dikelilingi oleh laut dan pegunungan hijau, ternyata salah satu bandara di NTT ini dikatakan sebagai bandara terekstrim di Indonesia.

Lokasinya diketahui berada di Ende, Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur atau NTT.

Baca Juga: Ada Bioskopnya! Bandara di Balikpapan Kalimantan Timur ini Jadi Salah Satu yang Termewah di Indonesia

Tujuan dari pembangunan bandara di Pulau Flores NTT tersebut adalah untuk difungsikan sebagai pintu masuk Taman Nasional Kelimutu.

Taman Nasional Kelimutu sendiri letaknya hanya berjarak sekitar 60 kilometer dari arah bandara.

Bandara ini memiliki panjang landasan pacu sekitar 1.6050 meter dan lebar sekitar 30 meter.

Baca Juga: Bandara Megah di Kaltim Ini Dimiliki oleh Perusahaan Gas Alam Cair LNG Terbesar di RI, Lokasinya…

Berbekal itu, bandara yang difungsikan sebagai pintu masuk Taman Nasional Kelimutu tersebut mampu melayani penerbangan dengan frekuensi 6-12 penerbangan per harinya.

Nah, diketahui beberapa maskapai legend di Indonesia juga turut hadir di bandara ini.

Di antaranya adalah Garuda Indonesia Explore, TransNusa Air Services dan Wings Air.

Baca Juga: Miliki 1,365 Hektar, Bandara Kualanamu di Sumatera Utara, Pernah Tewaskan Wanita di Lift, Jadi Sorotan Asing..

Beberapa saat yang lalu, diketahui pengembangan terminal baru bandara di NTT ini baru selesai dilakukan.

Pengembangan terminal bandara yang baru saat ini memiliki luas sekitar 800 meter persegi.

Selain luas, terminal baru dari bandara ini juga dilengkapi oleh berbagai fasilitas yang memadai, seperti enam loket tiket, hingga tiga ruang karantina.

Namun, tanpa diketahui banyak orang, ternyata bandara mewah di NTT tersebut memiliki sisi ekstrim yang sanagt menegangkan.

Sebab, lokasi dari bandara ini terletak di antara pergunungan dan hamparan laut luas.

Sehingga, akibat lokasinya yang berada di titik ekstrim, pilot harus memutar pesawat sampai dengan 90 derajat sesaat setelah lepas landas.

Hal tersebut juga berlaku saat pesawat akan mendarat di bandara.

Oleh karena itu, pilot-pilot yang dipekerjakan di bandara NTT ini hanyalah pilot-pilot yang sudah sangat berpengalaman.

Menilik dari laman resmi dephub.go.id, disebutkan bahwa nama dari bandara di NTT ini adalah Bandara H. Hasan Aroeboesman.

Bandara H. Hasan Aroeboesman merupakan salah satu bandara domestik kelas II yang ada di Provinsi NTT.*** 

Rekomendasi