

inNalar.com – Kantor wilayah Kementerian Hukum dan HAM atau Kemenkumham Jawa Timur tengah menggelar SKD CPNS pada 9-16 November 2023.
Pelaksanaan seleksi CPNS tersebut dilakukan di Politeknik Pelayanan Surabaya.
Melansir dari laman Jatim Kemenkumham, setelah memasuki hari ke-3 pelaksanaan seleksi CPNS tersebut ada banyak jimat ditemukan panitia saat dilakukan penggeledahan kepada peserta.
Baca Juga: Intip Besaran Gaji BUMN vs PNS Setelah Naik 8 Persen, Bisakah Penghasilan ASN Bersaing?
Tepatnya saat peserta saat masuk ke dalam ruang ujian CAT.
Ada banyak jenis jimat yang ditemukan oleh panitia seperti rajah, garam, gulungan kertas dengan tulisan memakai huruf tertentu, serta kembang kantil yang telah dibungkus memakai kain putih.
Adi Prayogo selaku Kabag Umum menuturkan bahwa saat ini penggeledahan kepada para peserta terus diperketat.
Terlebih sampai saat ini masih ada benda-benda tersebut yang mereka bawa.
Ia menuturkan bahwa mungkin maksud dari penggunaan jimat tersebut sebagai salah satu usaha agar dapat lulus.
Akan tetapi, ia menuturkan bahwa tidak perlu membawanya karena pasti akan ketahuan oleh panitia.
Penggeledahan yang dilakukan oleh panitia sendiri memang dilakukan untuk mengantisipasi dibawanya beberapa benda tersebut ke ruangan tes.
Petugas nantinya melakukan penggeledahan secara ketat. Mulai dari pakaian, ikat pinggang, hingga celana peserta.
Jika telah dinyatakan steril serta tidak terbukti membawa apapun selain kartu ujian dan kartu identitas maka mereka dipersilahkan untuk ke tahap selanjutnya.
Yakni memperoleh pin di meja pin sesi kemudian masuk ke ruang ujian masing-masing.
Untuk barang-barang mistis yang dibawa para peserta tersebut biasanya disimpan di dalam pakaian, celana, hingga ikat pinggang.
Demi ketertiban bersama, maka terpaksa jimat-jimat tersebut disita oleh panitia.
Seleksi CPNS Kemenkumham ini sendiri diikuti oleh 1.800 peserta.
Terdapat empat sesi tes yang akan digelar dalam satu harinya.
Untuk SKD atau Seleksi Kompetensi Dasar sendiri mencakup Tes Wawasan Kebangsaan, Tes Karakteristik Pribadi, kemudian Tes Intelegensia Umum.
Panitia sendiri akan terus melakukan seleksi secara transparan dan bersih dari kecurangan.
Agar nantinya dapat menghasilkan kader Kemenkumham yang memiliki kemampuan tinggi dan berloyalitas.
Pihak panitia juga membuka kesempatan bagi masyarakat ketika ingin mengadukan dugaan kecurangan selama proses seleksi SKD CPNS tersebut. ***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi