

inNalar.com – Mengetahui tips olahraga saat puasa sesuai arahan dr Saddam Ismail sangat penting demi turunkan berat badan dengan lancar.
Pasalnya pola makan saat Ramadhan akan cenderung berubah dari bulan normal lainnya.
Jendela makan yang hanya bisa dilakukan saat sahur dan buka puasa inilah yang seringkali membuat semangat kita untuk berolahraga semakin surut.
Baca Juga: dr Saddam Ismail Membongkar 6 Pantangan Makanan untuk Penderita PCOS, Gak Boleh Makan Daging?
Tahukah bahwa ternyata ada tips olahragaa saat puasa yang nggak bakal bikin kita lemas seharian.
Jenis Olahraga
Saat sedang berpuasa, sebaiknya kita pilih jenis olahraga dengan intensitas model latihan fisik ringan hingga sedang.
Aktivitas fisik dengan intensitas ringan ke sedang bisa dilakukan dengan cara berjalan, jogging, bersepeda.
Baca Juga: Enak dan Segar, 10 Kreasi Takjil Rendah Kalori Ini Cocok Jadi Menu Buka Puasa Diet Selama Ramadhan
Namun, bagaimana jika kita merasa lebih kuat dengan intensitas latihan fisik yang lebih berat?
“Di sini bukan masalah kuat atau tidaknya, tetapi efektivitasnya terhadap bulan puasa ini,” ungkap dr Saddam Ismail.
Pasalnya dua hal yang dihindari ketika kita melakukan aktivitas fisik saat puasa adalah rentan kelelahan dan dehidrasi.
Sehingga memaksimalkan olahraga dengan intensitas ringan hingga sedang menjadi tips pertama yang perlu diperhatikan.
Waktu Olahraga
Setelah kita menentukan jenis olahraga yang dipilih saat puasa, waktunya untuk mengatur waktu olahraga.
Waktu yang paling efektif untuk melakukan latihan fisik adalah 30 menit menjelang berbuka puasa.
Selain itu, momen setelah buka puasa juga bisa menjadi spare waktu yang efektif untuk melakukan aktivitas yang berkeringat.
Meski badan terasa segar, dr Saddam Ismail tidak menyarankan kita untuk berolahraga pada pagi hari.
Pasalnya dikhawatirkan siang harinya badan akan lemas dan aktivitas lainnya menjadi kurang efektif sebab kelelahan latihan fisik.
Cukupi Kebutuhan Makan dan Minum
Meski jendela makan semakin sedikit, yaitu hanya saat sahur dan buka puasa sebaiknya kendalikan porsi makan agar tidak berlebihan.
Selain itu, perhatikan nilai gizi dari makanan yang dikonsumsi agar puasa kita tidak lemas meski ada energi yang kita bagi untuk olahraga.
Kita perlu memperhatikan jenis asupan karbohidrat kompleks dan protein yang diperlukan tubuh.
Tidak hanya soal makan, kita perlu memenuhi asupan cairan dalam tubuh dengan minum 2 liter setiap harinya.
Atur Waktu Istirahat
Jangan sepelekan waktu kita tidur, karena kegiatan ini juga bagian dari proses pembakaran lemak lho.
dr Saddam Ismail menyarankan kita untuk tetap cukupi kebutuhan istirahat antara 6 – 9 jam sehari.
Dianjurkan bagi kita untuk tidur siang selama 15 – 30 menit, tidak perlu waktu yang lama.
Istirahat yang cukup dapat membantu menguatkan sistem kerja tubuh agar kita tetap sehat.
Inilah tips olahraga saat puasa yang aman dan ampuh turunkan berat badan.***