Terbesar Sedunia, Letusan Gunung Api di Sumatera Utara Ini Sampai buat Iklim Bumi Rusak 6 Tahun, Bisa Tebak?

inNalar.com – Mungkin hampir semua orang di Indonesia tahu tentang indahnya danau Toba di Sumatera Utara.

Dikelilingi sebanyak 7 kabupaten, Danau Toba sendiri terletak di provinsi Sumatera Utara.

Meskipun sekarang nampak indah dengan terdapat pulau Samosir ditengahnya, namun danau yang berada di Sumatera Utara ini dulunya merupakan gunung berapi Toba.

Baca Juga: Habiskan Dana 2 Triliun, PLT Gas Metana Batubara Pertama di Indonesia Berlokasi di Kalimantan Timur

Dari ledakan yang super dahsyat itulah sampai dapat menciptakan lahan sekitarnya menjadi danau Toba yang indah.

Namun bagaimana kisah dan fakta-fakta yang terjadi pada gunung toba di Sumatera Utara hingga mengalami ledakan super dahsyat atau ledakan super volcano tersebut?

Diperkirakan letusan dari gunung Toba sendiri terjadi sekitar 74 ribu tahun yang lalu.

Baca Juga: Anggarannya Rp 200 Miliar, PLN Bangun Jaringan Listrik Ke-56 di Perkampungan Kecil Kalimantan Barat

Berdasarkan para ahli vulkanologi, mereka mengatakan jika ledakan dari gunung Toba merupakan letusan gunung api terbesar yang diketahui selama 2 juta tahun ini.

Dari hasil ledakan yang sangat besar itulah hingga menciptakan danau Toba, yang menjadi danau vulkanik terbesar di dunia.

Perlu diperhatikan, meskipun mengalami letusan dahsyat super volcano, namun ledakan gunung Toba ini diperkirakan terjadi sebanyak 3 kali.

Baca Juga: Butuhkan 3 Kali Lipat Anggaran, Pembangunan Infrastruktur Listrik di Kalimantan Barat Ini Memiliki Kendala

Pada letusan pertama, yang terjadi 800 ribu tahun yang lalu, ledakan tersebut sukses menghasilkan kaldera di sisi selatan.

Dilanjutkan dengan letusan kedua, sekitar 500 ribu tahun yang lalu berhasil pula membentuk kaldera sisi utara.

Akhirnya, pada letusan ketiga yang merupakan ledakan super volcano terbesar di dunia itulah, sampai menguba Gunung Toba menjadi Danau Toba yang kini orang-orang kenali.

Sekedar informasi, Kaldera adalah suatu kawah vulkanik yang muncul akibat adanya proses erupsi yang dahsyat, akan tetapi disertai pula dengan runtuhnya bebatuan penyangga yang ada di dalam dapur magma.

Selama melakukan letusan, magma yang dimuntahkan oleh gunung Toba minimal diperkirakan sejauh 300 km3.

Selain itu, diperkirakan lebih dari 2.800 km3 material-material vulkanik yang dimuntahkan juga oleh gunung Toba sampai tercipta sebuah danau.

itulah sejarah dari terciptanya danau Toba, yang berasal dari letusan gunung api super volcano Toba.

Saking dahsyatnya letusan yang terjadi, setelah ledakan itu bahkan diperkirakan hampir memusnahkan kehidupan umat manusia.

Bagaimana tidak, letusan tersebut membuat populasi manusia menjadi menurun secara drastis.

Diperkirakan kehidupan umat manusia kala itu hanya tersisa 5.000sampai 10.000 orang saja yang mampu bertahan.

Karena salah satu akibat dari letusan gunung super volcano Toba juga mengakibatkan tsunami besar di berbagai sisi dunia.

Ditambah lagi, dari Letusan dahsyat super volcano gunung Toba juga mengakibatkan guncangan hebat di banyak belahan dunia.

Karena bumi sendiri sampai mengalami perubahan iklim yang ekstrem.

Bagaimana tidak, atmosfer bumi kala itu tertutupi oleh letusan gunung Toba selama 6 tahun.

Akibatnya, suhu di dunia menjadi dingin, dan menjadi sulit untuk bertahan hidup.

Adapun bukti dari letusan gunung Toba yang sangat besar dapat dilihat dari debu vulkanik yang pernah ditemukan di berbagai sudut penjuru dunia.

Karena ada yang ditemukan di Kutub Utara. namun bukan hanya debu, batu-batuan letusan tersebut juga ditemukan di Samudra Hindia sampai India tengah.

Jika dihitung menggunakan angka, maka Letusan gunung Toba mencapai level 8 skala VEI (Volcanic Explosivity Index), dan merupakan yang terbesar di dunia.***

Rekomendasi