Terbesar di Nusa Tenggara Barat, Bendungan Ini Mampu Aliri Sawah Kekeringan Hingga 6700 Hektar

inNalar.com – Suatu bangunan yang digunakan untuk menampung jutaan liter air dan digunakan untuk berbagai fungsi, ya itulah bendungan.

Beberapa fungsi dari bendungan yaitu bisa digunakan untuk pariwisata, pemenuhan air baku, pengaliran air sawah, ataupun sebagai pembangkit listrik tenaga air (PLTA).

Itulah fungsi dari bendungan, yang salah satunya berada di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Baca Juga: 8 Destinasi Wisata Ini Wajib Dikunjungi Saat Berlibur ke Lampung, Dijamin Keren dan Pingin Balik Lagi!

Mungkin orang-orang sudah familiar dengan Nusa Tenggara Barat. Bagaimanapun juga provinsi ini terkenal dengan pantainya yang indah dan dijadikan tujuan para turis.

Dengan memiliki luas 19.675,89 Km persegi, salah satu kabupaten di Nusa Tenggara Barat memiliki satu bendungan yang dapat digunakan untuk mengaliri sawah hingga 6700 hektar.

Bahkan, bendungan tersebut merupakan bendungan terbesar di NTB. Dan selama pembangunannya, pemerintah sampai mengeluarkan dana sebesar Rp. 1,44 triliun.

Baca Juga: Bagaikan Surga Tersembunyi, Ini 5 Pantai Terindah di Lampung Selatan yang Bikin Betah dan Gak Mau Pulang!

Desain konstruksi dari bendungan ini menggunakan tipe rockfill inti tegak, yang memiliki tinggi 72 meter, sepanjang 497,25 meter, lebar puncak adalah 12 meter, dan elevasi puncak +120 meter.

Diketahui Bendungan terbesar di NTB tersebut memiliki luas sebesar 277,52 hektar.

Dengan luas sebesar itu, bendungan ini dapat menampung air hingga 76 juta m3, sekaligus mampu dalam mengaliri air irigasi untuk lahan pertanian sebanyak 6.700 hektar.

Baca Juga: Telan Dana 4,8 Triliun, Tol Bengkulu-Taba Penanjung Resmi Jadi Tol Pertama di Provinsi Bengkulu

Perlu diketahui, sebelumnya terdapat tanah pertanian seluas 4.200 hektar di daerah Sumbawa Barat yang merupakan daerah tadah hujan.

Jadi dengan diadakannya bendungan ini, maka kebutuhan air irigasi dalam lahan pertanian akan mampu digunakan untuk mengisi kebutuhan air di daerah tadah hujan tersebut.

Selain itu, Bendungan terbesar di NTB ini dapat menyediakan air baku bagi masyarakat sebanyak 550 liter/detik dengan maksud dalam memenuhi kebutuhan masyarakat yang meliputi 7 kecamatan di Sumbawa Barat.

Terletak di Kecamatan Brang Rea, Kabupaten Sumbawa Barat, bendungan terbesar di Nusa Tenggara ini memiliki nama Bendungan Bintang Bano.

Tidak hanya itu, Bendungan Bintang Bano juga memiliki fungsi sebagai pembangkit listrik tenaga air (PLTA), yang mampu menghasilkan energi listrik sebesar 6,6 MW.

Sebagai informasi, Bendungan Bintang Bano Nusa Tenggara barat merupakan salah satu dari 61 bendungan yang masuk di dalam Proyek Strategis Nasional. Dengan maksud dalam upaya meningkatkan tampungan air untuk rangka mendukung ketahanan pangan nasional, beserta untuk mereduksi banjir.***

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]