

inNalar.com – Sejumlah wilayah di Indonesia saat ini sudah mulai diguyur hujan.
Salah satu yang menjadi momok ketika berakhirnya kemarau adalah persoalan banjir, terutama di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.
Oleh karena itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 23 Desember 2023 lalu meresmikan Bendungan Ciawi dan Bendungan Sukamahi yang berada di Kecamatan Megamendung, Bogor, Jawa Barat.
Baca Juga: Banyak Diincar Anak Hukum, Segini Gaji Lulusan S1 di Lingkungan Setjen DPR RI, Nominalnya Capai…
Bendungan ini merupakan bendungan kering pertama dan terbesar di Indonesia.
Statusnya sebagai bendungan kering terbesar diharapkan mampu menjadi turut mengatasi persoalan banjir yang ada di kawasan sepanjang Kali Ciliwung.
Sebagai bendungan kering, pengoperasin Bendungan Ciawi berbeda dengan bendungan lain.
Pasalnya, bendungan ini hanya akan digenangi air pada saat musim hujan tiba.
Sementara pada musim kemarau, bendungan ini dapat sepenuhnya kering.
Oleh sebab itu, bendungan yang satu tidak dapat dijadikan tumpuan untuk keperluan irigasi atau air baku.
Biaya Pembangunan Bendungan Ciawi Rp798,7 Miliar
Proyek pembangunan Bendungan Ciawi telah dilakukan sejak 2016 dan rampung pada 2021.
Untuk membangun bendungan ini, pemerintah sedikitnya membutuhkan dana hingga Rp798,7 miliar.
Kontraktor pelaksana bendungan ini adalah PT. Brantas Abipraya dan PT. Sacna.
Bangunan bendungan di hulu Sungai Ciliwung ini terdiri dari main dam, spillway, dan saluran pengelak.
Bendungan ini memiliki tinggi 55 meter, dengan tinggi puncak mencapai 9 meter dan panjang puncak 334 meter.
Dilansir dari PUPR, volume tampung bendungan ini mencapai 6.05 juta m3 dengan luas genangan 39.40 hektare.
Fungsi utama bendungan mengurangi debit aliran air dari Gunung Gede dan Pangrango sebelum sampai ke Bendung Katulampa yang kemudian mengalir ke Kali Ciliwung.
Oleh karena itu, Bendungan Kering Ciawi ini digadang-gadang dapat mereduksi banjir sebesar 111,75 meter kubik per detik.
Meski tampak sangat kering ketika musim kemarau, tetapi bendungan ini bisa menjadi sangat vital kala musim penghujan.
Keberadaan bendungan ini diproyeksikan dapat menanggulangi banjir di Jabodetabek hingga 30 persen.
Selain berfungsi sebagai pengendali banjir, Bendungan Ciawi saat ini juga dijadikan kawasan wisata. ***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi