TERBESAR di Dunia! Lahan Seluas 4.998 ha di Jawa Timur Akan Disulap Jadi Tambang Bawah Tanah: Lokasinya…


inNalar.com
– Provinsi Jawa Timur sebentar lagi akan memiliki tambang bawah tanah raksasa.

Proyek tambang bawah tanah di Jawa Timur ini diproyeksikan beroperasi pada tahun 2027 mendatang.

Total lahan seluas 4.998 ha (hektar) akan disulap sebagai mega tambang di Jawa Timur.

Baca Juga: Diduga Korupsi, Jembatan Balampangi Sinjai-Kajang Senilai Rp2,3 M di Sulawesi Selatan Jadi Proyek Mangkrak

Indonesia memang kaya akan kekayaan alam dan menjadi negara penghasil emas terbesar ke-10 di dunia.

Bahkan, tambang emas terbesar kedua di dunia, Grasberg yang dijalankan PT Freeport Indonesia setiap harinya menghasilkan jutaan emas mentah.

Tambang hasil bumi dengan ukuran raksasa rupanya bakal segera dibangun di Jawa Timur.

Baca Juga: Jembatan Gantung Mangkrak Usai Kontraktor Kabur, Pemerintah Sulawesi Selatan Rugi hingga Rp2,9 Miliar?

Tepatnya, berada di Desa Sumberagun, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi.

Tambang bawah tanah raksasa itu digadang-gadang usianya bisa bertahan mencapai 30 tahun ke depan.

Perlu diketahui, proyek tersebut berada di kawasan Tujuh Bukit dan dioperasikan oleh PT Bumi Suksesindo (BSI) anak usaha PT Merdeka Copper Gold Tbk.

Baca Juga: Bakal Keluar Saat UTS, PTS! Pelajari 10 Soal-Soal IPA Kelas 3 SD/MI Semester 1, Lengkap dengan Kunci Jawaban

Tujuh Bukit sendiri saat ini masih beroperasi dan akan selesai pada 2026.

Tercatat, tambang tersebut sudah mengeruk 1 juta ounces emas.

Nah setelah tutup, perusahaan selanjutnya akan mengembangkan proyek tembaga yang merupakan salah satu proyek tambang terbesar di dunia.

Baca Juga: Kerjakan dengan Mudah! Inilah 7 Latihan Soal UTS, PTS Matematika untuk Tingkatan Kelas 3 SD/MI Semester Ganjil

Sedikitnya ada 1,71 miliar ton bijih dengan kadar 0,47% tembaga dan 0,50 g/t emas yang mengandung sekitar 8,1 juta ton tembaga dan 27,4 juta ounces emas,

Termasuk Sumber Daya Terindikasi 442 juta ton dengan 0,60% tembaga dan 0,66 g/t emas yang tersimpang di bawah lahan 4.998 ha tersebut.

Kandungan bijih kelas dunia tersebut dapat dibandingkan dengan Tambang Tembaga Emas Batu Hijau di Sumbawa dan Tambang Grasberg di Kabupaten Mimika, Papua.

Baca Juga: Lengkap dengan Kunci Jawaban, Inilah 10 Soal UTS, PTS Bahasa Inggris untuk Kelas 3 SD/MI Semester Ganjil

PT Merdeka Copper Gold telah melakukan investasi signifikan terhadap proyek tambang tembaga tujuh bukit sejak 2018.

Mulai menjalankan eksplorasi sepanjang 1.890 meter, pengeboran penentu sumber daya, pemodelan geologi dan studi teknis.

Kemudian di bulan Oktober 2022, mereka mengumumkan detail hasil Studi Lingkup yang disiapkan secara independen.

Baca Juga: Patut Diketahui, Ternyata Orang Tua Juga Bisa Dikatakan Durhaka Kepada Anaknya Jika Tidak Melakukan Hal Ini!

Hasilnya, pengeboran sedalam 83.594 meter yang selesai pada tahun 2017, menegaskan ekonomi positif untuk untuk pengembangan tambang bawah tanah tembaga.

Tambang tembaga bawah tanah diperkirakan berbiaya rendah dan memiliki usia tambang mencapai 40 tahun.

 

 

Rekomendasi