Terbentuk Tahun 1972, Desa di Lampung Ini Hasil dari Program Transmigrasi, Bagaimana Kondisinya Sekarang?

inNalar.com – Program transmigrasi merupakan salah satu program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan dan pendapatan, serta wilayah tujuan transmigrasi dapat menjadi pusat pengembangan wilayah baru.

Sebenarnya, program transmigrasi ini telah dilakukan pada zaman kolonial Belanda.

Program transmigrasi oleh pemerintah Belanda tersebut mulai dilakukan pada tahun 1905, salah satu wilayah tujuannya adalah Provinsi Lampung.

Kemudian, program transmigrasi ini dilakukan kembali oleh pemerintah Indonesia pada masa kepresidenan Soeharto.

Baca Juga: Letaknya Bukan di Semarang, Pabrik Gula di Jawa Tengah Ini Bangkrut Karena Hal-hal Tak Lazim? Alasannya…

Program Transmigrasi ini memiliki tujuan untuk memeratakan pembangunan mengingat Pulau Jawa memiliki kepadatan penduduk yang cukup tinggi.

Salah satu wilayah yang menjadi tujuan transmigrasi adalah Provinsi Lampung yang mana penduduk dari Jawa pindah ke Lampung.

Menjadi wilayah tujuan program transmigrasi, di Lampung terdapat suatu desa yang terbentuk karena adanya program transmigrasi ini.

Baca Juga: Penarikan Undian Tabungan Simpeda Periode I Sukses Digelar di Makassar, Ini Pemenangnya!

Desa hasil program transmigrasi di Lampung yang didatangi oleh transmigram Jawa tersebut biasa disebut dengan Desa Mulya Asri.

Lokasi dari Desa Mulya Asri ini ada di Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Penamaan Desa Mulya Asri sendiri memiliki makna tersendiri yang artinya indah dipandang, makmur, dan dapat mencapai kesejahteraan lahir batin tidak kekurangan satupun.

Baca Juga: Peras Dana Rp 18,3 T! Terowongan Kembar Tol di Jawa Barat Ini Jadi yang Pertama di Indonesia, Dampaknya…

Desa ini terbentuk dari hasil program transmigrasi yang dicanangkan oleh pemerintah pada tahun 1972.

Awal pembentukannya, Desa Mulya Asri ini berstatus sebagai desa persiapan dan pada tahun 1979 desa ini menjadi desa definitif.

9 tahun kemudian, desa Mulya Asri mulai berkembang dan memekarkan desa yang diberi nama dengan Desa Tunas Asri.

Pada tahun 2008, Desa ini berubah nama menjadi Kelurahan Mulya Asri.

Baca Juga: Baru Berusia 10 Tahun, Putri Kim Jong Un Sudah Warisi Nuklir Berbahaya Milik Korea Utara?

Tetapi, Desa Mulya Asri ini pada akhirnya terpecah menjadi 3 desa yang berbeda pada tahun 2015.

Pemekaran desa Mulya Asri tersebut dilatarbelakangi dengan wilayah desa ini yang sangat luas dan kepadatan penduduk yang cukup tinggi.

Hingga saat ini, ketiga desa hasil pemekaran dari desa Mulya Asri berkembang menjadi luas dan padat penduduk.***

 

 

Rekomendasi