

inNalar.com – PLN terus berkomitmen untuk menerapkan Energi Baru Terbarukan atau EBT di Indonesia.
Salah satunya yakni dengan memasok 100 persen energi bersih dan hijau melalui 4 Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) di Sulawesi Selatan.
Tepatnya ada di Makale Kabupaten Tana Toraja dan Rantepao Kabupaten Toraja Utara.
Keempat pembangkit listrik yang digunakan ini nantinya berbasis air. Untuk kapasitasnya sendiri cukup beragam untuk setiap pembangkitnya.
Mulai dari Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro Malea sebesar 6,7 MW, Madong sebesar 10 MW, Pongbatik sebesar 3 MW, serta Maiting Hulu sebesar 8 MW.
Dengan begitu, total pembangkit listrik berbasis air ini mencapai 27,7 Mega Watt (MW).
Melansir dari Antara, hal ini diwujudkan demi mendorong suksesnya transisi energi menuju Net Zero Emission atau NZE pada tahun 2060 mendatang di tanah air.
Tidak hanya itu, dalam memasok energi bersih ini PT PLN juga mendukung pengembangan destinasi pariwisata berkelanjutan.
Tujuannya agar menjadi sebuah wisata unggulan yang terbebas polusi sehingga lebih ramah lingkungan.
Kabupaten Tana Toraja dan Kabupaten Toraja Utara sendiri merupakan daerah dataran tinggi Provinsi Sulawesi Selatan.
Keduanya sampai saat ini masih menjadi destinasi wisata paling favorit bagi itu bagi pengunjung lokal maupun luar negeri.
Ada banyak keindahan alam yang bisa dinikmati dengan suguhan keunikan kultur budaya masyarakat setempat.
Lokasi wisatanya sendiri sudah cukup mendunia sehingga penting untuk meningkatkan dan mengembangkan pariwisatanya.
General Manager PT PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat Moch Andy Adchaminoerdin mengatakan bahwa adanya energi hijau ini seiring program “Green Tourism”.
Kemudian dikemas dalam bentuk “Green Electrifying Lifestyle Ecosystem” Kawasan Wisata Toraja dan Toraja Utara dengan penggunaan energi yang ramah lingkungan.
Menurutnya, saat ini penggunaan energi hijau adalah sebuah kebutuhan dan kewajiban.
Tentu penting untuk memulainya dari sekarang sehingga pihaknya mendukung penuh adanya program “Green Tourism”. Terlebih segala energi di masa mendatang adalah energi listrik.
Adanya program ini juga diharapkan dapat mendorong kampanye penggunaan energi bersih dan ramah lingkungan.
Harapannya dapat membantu meningkatkan kunjungan wisatawan di Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara, Sulawesi Selatan.***