

inNalar.com – Jawa Tengah memiliki daratan yang terlahir dari rahasia alam tidak terduga, letaknya ada di sekitar 119 km dari Jogja.
Berdasarkan penelusurun tim geologi, daratan setinggi 52 Mdpl di Jawa Tengah yang tidak jauh dari Jogja ini muncul dari dasar samudra.
Fakta mencengangkan ini tersingkap saat para peneliti geologi berhasil menemukan jejak bebatuan yang berasal dari perairan lepas.
Daratan misterius yang muncul dari dasar samudra ini namanya adalah Karangsambung, letaknya meliputi 3 kabupaten di Jawa Tengah.
Ketiga kabupaten yang tercakup dalam daratan Jawa Tengah ini antara lain Kebumen, Banjarnegara, dan Wonosobo.
Daratan tersebut terhampar di area Pegunungan Serayu Selatan yang kini telah ditetapkan sebagai cagar alam nasional geologi.
Tidak ada yang menyadari bahwa daratan itu berasal dari pertemuan kedua lempeng yang tersingkap dan muncul ke permukaan bumi.
Namun hal tersebut tidak berlaku bagi para peneliti geologi, karena daratan itu kini justru menjadi episentrum ilmu kebumian.
Daratan Karangsambung, Jawa Tengah ini menyimpan bukti geologi yang dahulu dijadikan para peneliti sebagai data pendukung teori.
Teori Tektonika Lempeng itulah yang dimaksud, keilmuan ini berkembang sejak 1970-an, yakni ketika ada penemuan serpihan bebatuan di Jawa Tengah.
Fenomena alam unik ini mengundang perhatian para peneliti bumi, mengingat daratan itu kini menjulang tinggi menjadi pegunungan.
Wajar jika masyarakat Karangsambung, Jawa Tengah tidak menyadari tanah yang dipijak berasal dari dasar samudra.
Jadi hamparan daratan sejuk ini dulunya adalah pertemuan dari lempeng Samudra Hindia Australia dengan lempeng Benua Eurasia.
Batuan yang berasal dari samudra ini bertemu dan membaur dengan batuan dari lempeng benua.
Terdapat tebing tinggi berwarna hitam coklat yang memiliki lapisan bebatuan dengan warna selang-seling yang mencolok.
Usai diidentifikasi pada lapisan dindingnya, ada bebatuan pada tebing itu yang seharusnya sifat materialnya ditemukan di samudra.
Lebih lanjut, ada lapisan batu Rijang yang biasanya ditemukan di perairan yang kedalamannya lebih dari 4000 mdpl.
“Artinya 80 juta tahun yang lalu, tempat ini adalah dasar samudra,” ungkap Chusni Ansori, seorang peneliti geologi LIPI.
Daratan tua di Jawa Tengah ini juga masih memiliki misteri alam yang cukup mencengangkan di sekitar Sungai Loning.
Ada temuan batu metamorf berukuran raksasa yang disebut telah ada sejak 120 juta tahun lalu saat daratan Karangsambung terbentuk.
Menariknya batu tersebut dinobatkan menjadi batuan tertua di Pulau Jawa dan menjadi bukti daratan yang muncul dari perairan laut dalam.
Beragam temuan jejak munculnya daratan Karangsambung dari dasar samudra ini mampu membuat Indonesia kaya akan kejutan alamnya.
Daratan Karangsambung dinobatkan menjadi Cagar Alam Geologi Nasional terlengkap se-Asia Tenggara.
Itulah mengapa wilayah tersebut kini menjadi pusat penelitian geologi di Indonesia.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi