Tentara Israel Tembakkan Rudal Ke Puluhan Warga Palestina di Sekitar Rumah Sakit Kamal Adwan di Jabalia

inNalar.com – Tepat sebelum tengah malam, Minggu 3 Desember 2023, tentara Israel menembakkan rudal ke puluhan warga Palestina.

Korban dari peristiwa tersebut sebagian besar adalah perempuan dan anak-anak.

Kejadian tersebut terjadi di gerbang utara Rumah Sakit Kamal Adwan di Jabalia di bagian utara Jalur Gaza.

Penembakan rudal tersebut tentunya menimbulkan banyak korban jiwa.

Baca Juga: Jadwal Debat Capres dan Cawapres Resmi Dirilis Jelang Pemilu 2024, Begini Format Debat yang Diusung KPU

Rudal-rudal tersebut, yang ditembakkan dari drone militer Israel, langsung menewaskan empat warga Palestina dan melukai sedikitnya sembilan orang.

Rudal-rudal yang ditembakkan dari drone militer Israel, juga menewaskan 39 warga Palestina di halaman rumah sakit dan sekitarnya.

Selain melukai puluhan orang, petugas medis tidak dapat menjangkau warga Palestina yang terbunuh atau terluka karena intensitas pemboman tersebut.

Pemboman sebelumnya terhadap rumah sakit dan sekitarnya telah menewaskan sedikitnya 99 warga Palestina dan melukai ratusan lainnya sejak Minggu pagi.

Baca Juga: Viral Momen Pengungsi Rohingya di Aceh Menolak Naik ke Mobil Agar Pindah dari Desa, Emak-emak Langsung Turun Tangan!

Selain itu, tentara menembakkan puluhan rudal ke pemukiman dan berbagai tempat di sekitar rumah sakit dan di Jabalia, menyebabkan puluhan korban jiwa, termasuk perempuan dan anak-anak.

Setidaknya sembilan warga Palestina tewas, dan banyak yang terluka, termasuk wanita dan anak-anak, dalam pemboman Israel di sebuah lingkungan di Rafah, di bagian selatan Jalur Gaza.

Pemboman itu terjadi hanya beberapa jam setelah tentara menembakkan rudal ke dua rumah di Rafah, menewaskan 24 warga Palestina dan melukai puluhan lainnya.

Selain itu, rudal Israel menewaskan 26 warga Palestina dan melukai puluhan lainnya.

Baca Juga: IMF akan Merevisi Pandangan Regional Berkenaan dengan Konflik antara Hamas dan Israel

Adapun sejumlah warga Palestina yang masih hilang atau berada di bawah reruntuhan dua rumah yang dibombardir di kamp pengungsi Yabna dan sebuah rumah di lingkungan Al-Jneina di Rafah.

Tak hanya itu, terdapat seorang pria Yordania tewas, dan saudara laki-lakinya terluka parah setelah tentara menembakkan rudal ke rumah keluarga mereka di Gaza.

Mereka pun akhirnya dipindahkan ke Rumah Sakit Baptis Al-Ahli di Gaza.***

Rekomendasi