

InNalar.com – Netizen Indonesia disebut teroris oleh tentara Israel di media sosial usai pamer aksi genosida Palestina.
Serangan Israel ke Palestina sudah memasuki hari ke-42 sejak kejadian pada 7 Oktober 2023 lalu.
Situasi terkini pun semakin tidak kondusif karena Israel terus membobardir Palestina.
Baca Juga: Habiskan Dana Rp1,4 Triliun, Proyek Bendungan Meninting di Lombok Barat NTB Terancam Molor?
Bahkan hingga saat ini ribuan korban terutama anak-anak terus berjatuhan.
Melansir dari Nature, tercatat lebih dari 11.000 korban jiwa telah meninggal dunia dan sebagian besar adalah wanita dan anak-anak.
Puluhan ribu korban yang jatuh pun mengundang aksi kecaman dari masyarakat dunia, yang semakin mendesak adanya gencatan senjata.
Namun seruan tersebut tak digubris oleh Israel yang terus ngotot memberikan serangan dengan dalih ingin menghabisi Hamas yang dianggap sebagai kelompok teroris.
Bahkan tentara Israel atau IDF tak segan memamerkan konten-kontennya selama perang berlangsung.
Bahkan di antaranya tidak seperti sedang berperang dan bersantai, kondisi yang amat berbeda dari Palestina.
Baca Juga: Perluas Layanan Cross-Border, Kini Nasabah Bisa Bayar Pakai QRIS BRImo di Singapura
Selain itu sejumlah IDF juga bangga mamerkan aksi kejinya di media sosial pribadi mereka.
Hal ini pun membuat para netizen pun geram, bahkan beberapa ada yang menyebarkan akun-akun tentara IDF yang meresahkan.
Faktor tersebut pun membuat netizen Indonesia langsung menggeruduk sejumlah akun tentara.
Hal ini pun menimbulkan keresahan karena akun media sosial mereka terutama Instagram dipenuhi dengan komentar hujatan dari netizen Indonesia.
Saking resahnya, tentara Israel sampai menyebut bahwa netizen Indonesia adalah teroris.
Informasi tersebut diketahui dari unggahan akun @Greschinov di X (twitter) pada Jumat, 17 November 2023.
“Ketika tunanganmu terus berkelahi dengan teroris di Instagram,” tulis salah satu akun tentara Israel.
Selain itu karena digeruduk netizen Indonesia, kolom komentarnya pun delimit agar tak mendapatkan lebih banyak hujatan.
Alhasil fenomena ini malah mendapatkan respons kocak dari netizen lainnya di X (twitter).
Mereka mengatakan bahwa netizen Indonesia belum semuanya menunjukkan batang hidungnya.
“Belum turun semua itu,” @dob*****
“Kita memang gak bisa kesana bantu secara langsung tapi bisa menurunkan mental mereka lewat sosmed,” @FGe*****
“Inilah tugas kita sebagai netizen +62, membulinya habis-habisan,” @kha****
Sementara itu, hingga saat ini negara yang mengecam tindakan Israel ke Palestina terus bertambah, dan tekanan untuk melakukan gencatan senjata pun terus berlangsung.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi