

inNalar.com – Terdapat satu bendungan atau waduk di Jawa Tengah, yang diclaim jadi terpanjang di Asia Tenggara.
Bahkan bendungan terpanjang ini sudah ada semenjak masa pemerintahan Indonesia masih dipimpin oleh presiden Soeharto.
Meskipun saat pembangunan bendungan terpanjang ini terjadi, prosesnya harus menenggelamkan 32 desa di Jawa Tengah.
Sekedar informasi, sebenarnya saat terdapat bendungan di suatu wilayah, maka akan memberikan dampak positif bagi daerah sekitarnya.
Adapun manfaat positif yang diberikan yaitu seperti pengaliran pada irigasi pertanian, penyediaan air baku, pembangkit listrik tenaga air (PLTA), reduksi banjir, atau bisa juga dijadikan wisata air.
Meskipun terdapat pula beberapa hal yang harus dikorbankan, contohnya seperti bendungan terpanjang di Asia Tenggara ini, yang mengharuskan menenggelamkan 32 desa di 7 kecamatan.
Seperti yang telah dijelaskan di atas, jembatan ini merupakan waduk yang diresmikan oleh mantan presiden Soeharto.
Upacara pembangunan tersebut dilakukan pada tahun 1987, yang mana mantan Presiden Soeharto menandakannya dengan meletakkan batu abadi Bendungan Utama sebagai tanda dimulainya pengerjaan bendungan.
Setelah dikerjakan sekitar 2 tahun lamanya, presiden Soeharto kembali melakukan peresmian bendungan terpanjang di Asia Tenggara tersebut pada tahun 1989.
Dilansir Innalar.com dari visit.banjarnegarakab.go.id, bendungan yang dimaksud adalah Waduk mrica atau dikenal juga sebagai Bendungan Panglima Besar Jenderal Soedirman.
Adapun lokasi dari bendungan terpanjang di Asia Tenggara tersebut yaitu berada di kecamatan Bawang, kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.
Dikatakan sebagai yang terpanjang, hal tersebut karena Bendungan Panglima Besar Jenderal Soedirman sendiri memiliki panjang 6,5 km, dengan luas 1.250 Ha.
Sedangkan Bendungan Panglima Besar Jenderal Soedirman di Banjarnegara sendiri membendung aliran air dari sungai Serayu, sebab itulah sampai terdapat 32 desa yang harus ditenggelamkan.
Sekedar informasi, Bendungan Panglima Besar Jenderal Soedirman ini membendung aliran air yang mengalir dari sungai Serayu, yang mana sungai tersebut membentang sepanjang 181 km.
Tentu dengan adanya bendungan, biasanya akan ada tempat wisata air yang dapat dikunjungi pula.
Diketahui pada Bendungan Panglima Besar Jenderal Soedirman terdapat wisata seperti perahu motor, pemancingan, play ground khusus anak-anak, panggung terbuka, bahkan padang golf pun ada.
Tidak lupa pula terdapat wisata spot arung jeram yang melintasi sungai Serayu di Banjarnegara, jika para pengunjung ingin merasakan olahraga yang cukup menantang adrenalin.
Adapun lintasan arung jeram di Banjarnegara tersebut dimulai dari desa Tunggoro hingga desa Singomerto, dengan lintasan sepanjang 12 Km.
***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi