Telan Rp4,3 Triliun, Bandara IKN Kalimantan Timur Akan Diuji Coba Juni 2024, Mampu Tampung Pesawat Super?

InNalar.com – Seperti yang diketahui saat ini Indonesia tengah gencar melakukan pembangunan di Kalimantan Timur.

Salah satu yang dibangun itu adalah bandara IKN yang mana beberapa hari yang lalu telah dilakukan ground breaking.

Tentunya dengan nama seperti itu, bandar udara ini memang akan ditujukan untuk memudahkan jalur akses di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Baca Juga: Wajah Baru Pantai Kuta Bali Usai Renovasi: Memiliki Kesan Modern hingga Muncul Sederet Fasilitas Baru

Bandar udara ini akan berada di lahan hak pengelolaan (HPL) badan bank tanah.

Sekedar informasi, salah satu fungsi dan tujuan dari adanya badan bank tanah yaitu mengadakan pengadaan tanah bagi suatu pembangunan.

Karena itulah bandar udara ini akan dibangun di lahan HPL badan bank tanah secara gratis.

Baca Juga: Meski Sudah Dilakukan Renovasi Pantai Kuta Bali Tidak Seramai 5 Tahun yang Lalu, Kenapa Turis Mulai Berkurang?

Perlu diketahui badan bank tanah ini sebenarnya memiliki lahan seluas 4162 hektar, yang nantinya akan dibagi menjadi beberapa bagian.

Pasalnya akan ada 30% bagian lahan miliki badan bank tanah juga yang akan diberikan pada masyarakat umum, dan beberapa bagiannya untuk dijadikan bandara.

Apalagi bandar udara ini juga merupakan satu infrastruktur yang penting, karena semakin banyaknya arus yang keluar masuk ke daerah IKN.

Baca Juga: Harta Capres Prabowo Lebih Besar Dari Dana Proyek Bendungan Cipanas Jabar, Apa Saja Isi Garasi Mobilnya?

Sebab itulah infrastruktur ini merupakan bagian vital dalam aksesibilitas, mobilitas, serta mempercepat pertubuhan Ibu Kota Negara di Kalimantan Timur.

Dilansir InNalar.com dari Pemprov Kaltim, Bandara IKN ini selama pembangunannya akan membutuhkan anggaran sebesar Rp 4,3 triliun.

Selama pembangunannya, masa kerja dari konstruksi infrastruktur ini yaitu dalam waktu 2023-2024.

Walau baru dilakukan ground breaking pada 1 November kemarin, namun pada Juni 2024 nanti Bandara ini telah mampu dilakukan uji coba.

Menariknya, Meski dibangun di lahan HPL badan bank tanah secara gratis, namun luasnya ini mencapai 347 hektar.

Karena itulah bandara IKN ini nantinya akan memiliki panjang runway 3.000 meter dengan lebar 45 meter.

Ditambah memiliki jalan relokasi sepanjang 4 km, bandara di Kalimantan Timur ini juga memiliki taxy way 290 meter dengan panjang apron 470 meter.

Saat penggarpannya telah rampung sepenuhnya pada Desember 2024, Bandara IKN ini akan mampu didarati pesawat berbadan lebar jenis Airbus A300, dan pesawat jenis A380. ***

 

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]