

inNalar.com – Pemerintah Provinsi Lampung mendorong percepatan infrastruktur bendungan yang ada di wilayahnya, salah satunya ialah Bendungan Margatiga.
Pasalnya, pemprov Lampung berkomitmen untuk menstimulasi pembangunan lumbung pangan nasional yang menjadi potensi unggulan komoditas daerahnya dan meningkatkan kapasitas daya tampung air.
Salah satu proyek bendungan terbesar di Sumatera ialah Bendungan Margatiga yang dibangun atas kerja sama pihak Pemprov Lampung dan Kementerian PUPR.
Bendungan Margatiga membentang di dua desa, yaitu Desa Negeri Jemanten dan Desa Trisinar, Lampung.
Dilansir dari laman resmi Kementerian PUPR, Menteri PUPR Basuki mengungkap beberapa alasan di balik pembangunan bendungan terbesar di Sumatera ini.
Alasannya ialah waduk ini diproyeksikan bakal mengairi lahan pertanian di Provinsi Lampung seluas 16.588 hektare.
Menurut Menteri PUPR Basuki, pembangunan bendungan Margatiga Lampung ini bisa meningkatkan kuantitas produksi hasil panennya setidaknya 2 hingga 3 kali dalam setahun.
Diketahui Bendungan Margatiga mempunyai daya tampung air hingga 42,31 juta m3.
Diharapkan dengan kapasitas daya tampung air yang bisa berfungsi dengan baik, setidaknya ada 15 persen dari total daerah Lampung, terutama di Kab Lampung Timur, agar sektor selain pertanian seperti pariwisata, UMKM yang akan membutuhkan sumber air baku, bisa memenuhi kebutuhannya dengan baik.
Dengan mengusung konsep tipe urugan dengan spesifikasi tinggi bendungan Margatiga mencapai 28,75 m, panjangnya sekitar 321,76 meter, dan lebarnya mencapai 7 meter.
Dengan harapan pula, bendungan terbesar se Sumatera ini bisa mengendalikan banjir hingga 83,10 m3/detik untuk daerah rentan banjir seperti Bandar Lampung dan Lampung Timur.
Bendungan Margatiga Lampung ini juga diharapkan dapat memaksimalkan daya guna air sungai Way Sekampung pada bagian hilirnya.
Dengan demikian, tidak hanya sektor pertanian saja yang diperhatikan, melainkan sektor pendorong ekonomi lainnya juga ikut tumbuh dengan pemaksimalan air sungai Way Sekampung ini.
Adapun nilai kesepakatan pembiayaan bendungan Margatiga Lampung ini mencapai 846 miliar.
Bendungan Margatiga diketahui telah selesai dibangun pada akhir 2022, tetapi banyak hal yang menghambat pemanfaatannya, salah satu sebabnya ialah permasalahan pembebasan lahan.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi