

inNalar.com – Bendungan Tapin adalah salah satu bendungan yang ada di Kalimantan Selatan yang berlokasi di alur Sungai Tapin pada Desa Pipitak Jaya.
Setelah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo sekitar tahun 2021 awal, Bendungan Tapin digunakan untuk beberapa fungsi.
Mulfungsi seperti ini memang sudah biasa terdapat dalam bendungan di seluruh Indonesia, hal ini dapat meningkatkan beberapa faktor pendukung yang ada didalamnya.
Baca Juga: 5 Gunung Paling Sakral di Jawa Ini Rumornya Bisa Kabulkan Segala Hajat, No 2 Jadi Pertapaan Raja
Pembangunan yang memakan waktu 6 tahun ini dimulai sejak tahun 2015, menghasilkan bendungan dengan besar hingga 425 hektar.
Selain itu juga air baku yang dihasilkan hinga 500 liter per detik, hal ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Kalimantan Selatan untuk memperoleh air bersih yang layak pakai.
Potensi lainnya adalah sebagai penyedia tenaga listrik sebesar 3,3 MW. Angka tersebut termasuk cukup tinggi untuk ukuran bendungan.
Baca Juga: 5 Makanan Khas Papua Ini Unik dan Lezat: Ada yang Berbahan Dasar Ulat, Berani Coba?
Bukan hanya itu Bendungan Tapin diprediksi mampu mereduksi banjir hingga 60 persen, sehingga sangat fungsionalis dan berdampak positif bagi penduduk.
Seperti halnya di Bendungan Tapin yang difungsikan guna menjaga ketersediaan air dan mencegah bencana alam seperti banjir melanda wilayah.
Dilanjir dari website pu.go.id, Bendungan Tapin dapat menjadi potensi pertanian dan pariwisata yang berguna untuk meningkatkan perekonomian penduduk setempat.
Baca Juga: Hampir Mengancam UMKM, Ternyata Pengaruh TikTok Tidak Melulu Negatif, Apa Alasannya?
Air yang ada pada bendungan mencapai 56,77 juta meter kubik dan akan disalurkan kepada Daerah Irigasi (DI) Tapin yang nantinya akan mengairi sawah seluas 5.472 hektar.
Adanya bendungan ini juga diprediksi mampu meningkatkan produktivitas pertanian di daerah ini karena besarnya penampungan tersebut.
Pertanian yang dapat menjaga ketahanan pangan juga merupakan salah satu hal penting untuk para masyarakat, khususnya pada provinsi ini.
Selain itu terdapat juga sektor pariwisata yang memiliki daya pikat yang tinggi.
Karena lokasi nya yang masih asri, membuat wisatawan yang ingin mempunyai pengalaman baru menyusuri bendungan ini.
Ketika pariwisata meningkat maka masyarakat juga berdampak karena bisa memanfaatkan keberadaan bendungan ini.
Pada sektor kuliner juga pasti meningkat jika ada sebuah pariwisata didekatnya.
Ini juga berlaku untuk masyarakat yang menawarkan jasa kepada pengunjung bendungan ini.
Bagaimana tertarik untuk menjajal berkelana menuju Kalimantan Selatan, khusus nya Bendungan Tapin? *** (Jessica Barans Widyasari)
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi