

inNalar.com – Jembatan merupakan sebuah infrastruktur yang sangat penting bagi keberlangsungan mobilitas antar daerah dan salah satunya berada di Sragen.
Di Sragen Jawa Tengah, terdapat sebuah proyek jembatan yang sebenarnya dimulai pada tahun 2021 lalu.
Mulai dibangun pada tahun 2020, proyek jembatan di Sragen ini dikenal dengan nama Jembatan Ganefo.
Pembangunan proyek jembatan Ganefo dikerjakan oleh PT Bima Agung pada tahun 2020.
Kemudian, pada tahun 2021 proyek jembatan Ganefo ini dipercayakan ke PT Bima Agung dan konsultan pengawas CV Jatidiri.
Melansir informasi resmi dari DPRD Jawa Tengah, Jembatan Ganefo merupakan salah satu jembatan strategis di atas Sungai Bengawan Solo.
Nantinya, proyek jembatan ini akan menghubungkan Sragen, Groboogan, dan Wonogiri.
Tepatnya, proyek jembatan Ganefo ini nantinya merupakan penghubung dua kecamatan di Sragen.
Dua kecamatan yang nantinya dihubungkan oleh jembatan Ganefo adalah Kecamatan Tangen dan Kecamatan Ngrampal.
Pada saat rampung, jembatan ini akan membentang di atas Sungai Bengawan Solo sepanjang 109 meter.
Dalam membangun proyek jembatan Ganefo ini, pemerintah menggelontorkan dana yang tidak sedikit.
Untuk merealisasikan jembatan sepanjang 109 meter, pemerintah merogoh kocek sekitar Rp33 miliar.
Namun, seperti proyek pada umumnya dimana sering terdapat hambatan pada konstruksinya.
Proyek jembatan Ganefo pun sama yang mana proyek jembatan ini sempat terhenti di tengah jalan.
Tepatnya di tahun 2021, proyek jembatan Ganefo di Sragen ini sempat terhenti.
Hal tersebut dikarenakan terdapat pemotongan anggaran yang dialihkan untuk penanganan Covid-19.
Kemudian, jembatan tersebut mulai dikerjakan kembali pada tahun 2022 oleh PT Satua Cipta Perkasa dengan konsultan pengawas PT Wastu Anopama.
Pembangunan proyek jembatan Ganefo ditargetkan rampung pada tahun 2023 ini.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi