

inNalar.com – Jembatan merupakan salah satu infrastruktur yang berfungsi untuk menghubungkan satu wilayah dengan wilayah yang lain.
Salah satunya berada di Batam yang dikenal dengan nama Jembatan Barelang.
Dilansir inNalar.com dari PUPR, penamaan jembatan Barelang ini merupakan sebuah singkatan dari Batam, Rempang, dan Galang.
Infrastruktur penghubung ini terdiri dari 6 jembatan yang menghubungkan beberapa pulau.
6 jembatan itu terdiri dari Tengku Fisabilillah, Nara Singa, Raja Ali Haji, Sultan Zainal Abidin, Tuanku Tembusai, Raja Kecik.
Salah satu yang cukup menarik untuk dibahas adalah jembatan Raja Kecik.
Penamannya diambil dari nama panggilan Sultan Abdul Jalil Rahmad Syah I yakni Raja Kecik atau Raja Kecil.
Diketahui bahwa Sultan Abdul Jalil Rahmad Syah I merupakan pendiri dari Kesultanan Siak Sri Indrapura.
Pembangunannya menghabiskan waktu sekitar 820 hari dan selesai pada tahun 1996.
Adapun 6 hingga 8 sarjana teknik yang dilibatkan untuk merealisasikan infrastruktur ini.
Selain itu, ada pula 14 hingga 22 pekerja menengah dan 150 hingga 170 pekerja bangunan untuk menyelesaikan jembatan ini.
Jembatan ini cukup menarik untuk dibahas karena disebut-sebut menjadi yang terpendek di Indonesia.
Meskipun begitu, Jembatan Raja Kecik menghubungkan 2 pulau yakni Pulau Galang dan Pulau Galang Baru.
Menjadi yang terpendek, infrastruktur ini membentang sepanjang 180 meter dengan lebar 18 meter.
Biaya yang digelontorkan untuk membuat jembatan ini tidaklah main-main yakni sekitar Rp16 miliar. ***