Telan Dana Rp1,3 Triliun, Bendungan di Sumatera Utara Ini Jadi Terbesar kedua se-Asia Tenggara, Tebak Namanya!

InNalar.com – Bendungan Lau Simeme menjadi proyek terbesar yang ada di Sumatera Utara. Bendungan ini juga merupakan terbesar kedua di Asia Tenggara.

Bendungan Lau Simeme terletak di kecamatan Sibiru-biru, Deli Serdang, Sumatera Utara.

Melansir dari Kementerian PUPR, proses pengerjaan bendungan Lau Simeme dimulai pada tahun 2017 dengan menelan dana sekitar Rp1,3 triliun.

Baca Juga: Luar Biasa! Mega Proyek IKN Diakui Dunia, 13 Badan PBB Dukung Pembangunan Ibu Kota di Kalimantan Timur

Kementerian PUPR melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatra II, Ditjen Sumber Daya Air terus mempercepat pembangunan Bendungan Lau Simeme di Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatra Utara supaya dapat selesai.

David Sanjaya Sutikno selaku PPK Bendungan, mengungkapkan saat ini  pembangunan Bendungan Lau Simeme berada dalam tahap penimbunan inti (Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR).

Diketahui, Bendungan Lau Simeme memiliki daya tampung 21,07 juta m3 dan luas area genangan mencapai 125,84 hektar.

Baca Juga: Jembatan di Kalimantan Selatan 9 Tahun Mangkrak, Pembangunannya Kini Digenjot Kembali Berkat Patungan Anggaran

Selain itu, adanya bendungan ini diharapkan dapat mereduksi mengurangi potensi banjir  saat musim hujan sebesar 68,17 m3/detik.

Bahkan, Bendungan Lau Simeme juga dapat digunakan untuk suplai kebutuhan air baku sebesar 3.000 liter/detik di Medan dan Deli Serdang.

Diharapkan bendungan juga dapat bermanfaat sebagai sumber pembangkit listrik sekitar 1,00 MW.

Baca Juga: Tak Cukup Putusan MKMK, Inilah Saran Pakar untuk Membenahi Krisis Demokrasi dan Konstitusi

Sehingga nantinya dapat mendukung sektor pariwisata terutama di Provinsi Sumatera Utara dan akan meningkatkan potensi perekonomian lokal.

Konstruksi pembangunan bendungan terdapat dua bagian, yakni bagian 1 dilakukan kontraktor PT Wijaya Karya – PT Bumi Karsa (KSO) sekitar 29,8% dari jalan masuk, galian material bendungan, dan timbunan bendungan.

Sedangkan, bagian 2 dilakukan kontraktor PT Pembangunan Perumahan – PT Andesmont Sakti (KSO) sekitar 71,9 % berupa terowongan pengelak selesai 100%, bangunan pelimpah, dan bangunan pengambilan.

Menariknya, bendungan ini juga bertujuan untuk mengendalikan banjir di venue-venue Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 yang dilaksanakan di Medan dan Deli Serdang nanti.

Sebagai informasi, pembangunan Bendungan Lau Simeme sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo. ***

 

Rekomendasi