

inNalar.com – Telan dana Rp 465 Miliar Jalan yang menghubungkan Pontianak dengan PLBN Entikong, Kalimantan Barat bekerjasama dengan Zeni TNI AD.
Pemerintah berfokus untuk meningkatkan konektivitas melalui pembangunan infrastruktur, Salah satunya adalah pembangunan ruas Jalan Tayan-Sosok yang menghubungkan Pontianak dengan PLBN Entikong.
Dalam pembangunan jalan perbatasan Kalimantan Kementerian PUPR bekerjasama dengan Zeni TNI AD dengan 838,76 km berada di Provinsi Kalimantan Barat.
Baca Juga: Stop Overthinking! Gus Iqdam: Jangan Sampai Punya Penyakit Pikiran, Diniati…
Jalan perbatasan Kalimantan memiliki total panjang 1.900 km, dengan salah satu ruasnya adalah jalan yang menghubungkan Pontianak menuju Pos Lintas Batas Negara (PLBN Entikong).
Pembangunan jalan batas Kalimantan menjadi slaah sat prioritas pemerintah pada saat ini untuk meningkatkan konektivitas dan efisiensi wkatu tempuh di Kalimantan, salah satunya di Kalimantan Barat.
Ruas jalan Tayan-Sosok memiliki panjang hingga 42,6 km. Jalan ini merupakan akses penting karena bisa mempersingkat waktu tempuh dari Pontianak Kalimantan Barat Barat PLBN Entikong.
Baca Juga: Festival Kesenian Yogyakarta 2023: Simak Jadwal dan Rangkaian Acaranya!
Sehingga selesainya pembangunan akan mempermudah akses untuk berpergian ke daerah PLBN Entikong-Pontianak, dengan harapan akan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat Kalimantan Barat.
Anggaran yang digunakan untuk membangun dua ruas jalan yaitu Tayan-Sosok dan Sanggau-Tanjung dengan total panjang 79,2 km sebesar Rp 465 miliar.
Anggaran tersebut diperoleh dari dana APBN melalui pinjaman ke Asian Development Bank (ADB) sejak tahun 2015.
Baca Juga: Kena Panick Attack, Mahasiswa Universitas Swasta di Yogyakarta Nekat Akhiri Hidupnya
Informasi anggaran tersebut diperoleh melalui website resmi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Tentunya penggunaan anggaran sangat dioptimalkan untuk bisa menyelesaikan pembangunan jalan Tayan-Sosok dan Sanggau-Tanjung di Kalimantan Barat.
Refly Ruddy, Kepala Bidang Preservasi dan Peralatan BBPJN XI mengatakan bahwa kondisi ruas jalan Tayan-Sosok sudah selesai pada tahun 2017 dan sudah bisa dilintasi oleh masyarakat.
Kini masyarakat sudah bisa berkendara di jalan yang mulus dan menghabiskan waktu yang lebih singkat dibandingkan sebelumnya.***