Telan Dana Pengembangan Rp30 Miliar, Bandara di Jawa Barat Ini Minim Penumpang, Berhenti Beroperasi?

inNalar.com – Jawa Barat punya beberapa bandara yang diharapkan dapat menjadi upaya untuk mempermudah mobilitas warganya yang cukup tinggi.

Mengingat, Jawa Barat merupakan daerah yang cukup dekat dengan Ibu Kota Jakarta.

Di Jawa Barat terdapat salah satu bandar udara yang telah dilakukan pengembangan dan direvitalisasi.

Baca Juga: Raih Pinjaman Sindikasi Senilai Rp4,6 Triliun, Aset PT Samator Indo Gas Alami Kemerosotan saat Triwulan III 2023

Infrastruktur di Jawa Barat tersebut dikenal dengan nama Bandara Wiriadinata.

Lokasinya berada di Setiajaya, Kecamatan Cibeureum, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Bangunan ini dilakukan beberapa pekerjaan konstruksi pada tahun 2018 silam.

Baca Juga: Prediksi Lecce vs Juventus di Liga Italia 2023-2024: Ambisi Besar ‘Si Nyonya Tua’ Kudeta Inter Milan di Puncak

Proyek tersebut pun rampung pada tahun 2019 dengan anggaran senilai Rp30 miliar.

Dilansir inNalar.com dari laman dephub, proses revitalisasi yang dilakukan adalah kelanjutan perpanjangan landas pacu 200 m x 30 m termasuk box culvert, strip dan Resa.

Dengan adanya perpanjangan tersebut, maka landas pacu Bandara Wiriadinata ini menjadi 1.600 m x 30 m.

Baca Juga: Prediksi Real Madrid vs Almeria di Liga Spanyol 2023-2024: Peluang ‘Emas’ Jude Bellingham Jauhkan Jarak dari Alvaro Morata

Pembangunan tersebut adalah upaya untuk mensikapi kebutuhan masyarakat parahiangan timur dan selatan akan perkembangan bandara ini yang terus meningkat.

Selain itu, juga untuk mengembangkan konektivitas jalur udara di wilayah selatan pulau Jawa dan meningkatkan aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan.

Meskipun begitu, setelah rampung pada tahun 2019 bandara ini minim penumpang.

Baca Juga: Terbesar di Jawa Tengah, Kawasan Industri Senilai Rp15,3 Triliun Milik Dua Negara Ini Berhasil Gaet 83 Badan Usaha, Lokasinya…

Hingga tahun 2022, bandara ini terpantau belum memiliki jadwal penerbangan.

Meskipun begitu, bandara ini sempat dibuka pada Oktober 2023 untuk melayani penumpang di wilayah Prahiangan timur.

Rute penerbangan tersebut menggunakan maskapai Citilink dengan rute Tasikmalaya-Halim Perdana kusuma.

Baca Juga: Nilai Investasinya Rp500 Miliar, Pabrik Pengolahan Gas di Jawa Tengah Ini Diharapkan Bisa Serap Tenaga Kerja Sekitar, Kapan Rampung?

Namun, Tak lama dibuka bandara ini pada akhirnya berhenti beroperasi karena putus kontrak dengan maskapai Citilink karena sepi penumpang.

Hingga kini, pemerintah Tasikmalaya terus berupaya untuk mencari pengganti perusahaan swasta bidang travel tersebut. ***

 

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]